Sambut 10 Muharram Organisasi Senneng Bhandel Pantura Santuni 31 Anak Yatim

Sampang, JendelaIndo- Dalam rangka menyambut 10 Muharran 1442 H Organisasi Senneng Bhandel Pantura (SBP) menyantuni 31 Anak Yatim,Jum'at 28/8/20 dikediaman Pahri Wahyudi, Dusun Senneng , Desa Nepa, Kecamatan Banyuates Kabupaten Sampang, Jawa Timur.

Di tengah wabah Covid-19 yang mendera perekonomian, mereka senang bisa mendapat santunan.

Rasa haru bercampur bahagia karena merasa masih ada yang memperhatikan, membuat senyum mengembang di wajah puluhan anak-anak Yatim tersebut. Sejenak mereka seolah lupa dengan situasi pandemi yang tengah melanda bangsa ini.

"Kita ingin agar anak-anak yatim ini bisa menikmati seperti keadaan normal. Jangan sampai mereka terlantar dan tidak terjamah (bantuan)," kata M.Arief, S.Pd Selaku Ketua Organisasi Senneng Bhandel Pantura (SBP) kepada Awak Media, JendelaIndo.com saat di korfirmasi.

Bersama kaum dhuafa yang juga ikut hadir, para anak yatim dan anggota komunitas memanjatkan doa dan berzikir bersama, memohon agar pandemi Corona ini bisa segera berakhir.

Melihat kekhusyukan doa-doa yang dipanjatkan para anak yatim tersebut, jelas menekankan bahwa usia tak menjadi batasan bagi seseorang memiliki niat tulus dan bersungguh-sungguh memohon pertolongan Yang Maha Kuasa.

"Mudah-mudahan dengan adanya doa bersama ini, virus itu cepat pergi dari negara kita. Dan mudah-mudahan aktivitas warga bisa kembali pulih seperti semula," M. Arief, S.Pd.

Jajaran Bhandel Pantura Mendapat Dana ini dengan cara meminta pakai amal amal dijalan raya dan bantuan dari anggota yang berada diluar negeri serta masyarakat yang peduli kepada anak yatim,ungkap M. Arief.

Ia berharap untuk kedepannya semoga Organisasi Senneng Bhandel Pantura bisa memberikan santunan ini lebih banyak dari tahun ini kepada anak yatim.

Kami peduli karna keprihatinannya terhadap kondisi rakyat Indonesia menghadapi wabah Covid-19 yang menjadi pandemi global.Semoga bisa bermanfaat bagi yang menerimannya.

Dalam acara ini dihadiri langsung oleh
1. K.H. Musleh Muafi , 
2. Ustad Foniman 
3. Ustad Muafi Ishak
4. Ustad Marsud
5. Kepala Desa Nepa
6. Masyarakat Desa Nepa .

Wartawan : Kholik
Lebih baru Lebih lama