Harga Cengkeh Menurun, Disperindagkop Pultab Belum Memberikan Solusi

Taliabu, Jendelaindo - Petani Cegkeh Keluhkan Harga Komiditas Cegkeh Yang Menurun Derastis, Namun Dinas Perindagkop Kabupaten Pulau Taliabu Provinsi Maluku Utara Tidak melakukan Upaya Penaikan Harga Pada Pembeli.

Masyarakat Kabupaten pulau Taliabu mayoritas penduduknya adalah petani cengke, sehingga cengkeh di anggap menjadi komunitas unggulan, Namu Hal ini tidak senada dengan harga daya jual Cengkeh yang di anggap mencekik pendapatan petani cengkeh.

Dinas Perindustrian perdagangan dan koperasi (DESPRINDAKOP) sejauh ini belum melakukan upaya-upaya menegosiasikan harga komoditas cengkeh dan mendatangkan Pembeli Cengkeh dengan harga yang lebih baik.

Saat di konfirmasi Kepada dinas DISPERINDAGKOP Mereka blum melakukan langkah apapun terkait trunnya komuditas harga Cengkeh.Ungkap Jahyadi Kabid perdagangan dan perindustrian (09/09)

"Jujur Sejauh Ini kami dari dinas Perindagkop belum sama sekali melakukan Langkah Terkait turunnya harga cengkeh di taun ini,  Namun saya Lihat harga Cegkeh sudah sdikit naik karna awalya 47.000 Per kilo skrg Sudah 52.000 Perkilo.

Memang saat ini harga cengkeh berbeda dengan taun sebelumnya kalu di tahun sebelumnya harga Cegkeh berkisaran 77 sampai 78 Ribu per kilo namun skarag merosot jauh.Ungkapnya

Selain itu harga Cegkeh turun karna tergantung pembeli dari Luk yang belum membeli Cegkeh dengan harga yang relatif lebih tinggi

Saya beberapa Minggu kmarin dari Kota Luwuk saya mengecek penyebab merosotnya harga cengkeh karna stok taun kemarin Masi bayak di gudang sehingga pembeli belum membeli dengan harga yang tinggi.Ujar dia

Kami juga belum bisa pastikan kapan harga komoditas Cegkeh akan kembali  naik.Tegasnya

Terpisa Petani Cegkeh Kecmatan Talyabu Selatan Agga kami berharap agar harga Cegkeh bisa seperti tahun-tahun kemarin, dan dinas terkait bisa berusaha mendapatkan pembeli dengan harga yang relatif tinggi, sehingga kami tidak merugi seperti taun ini.harapnya.

Wartawan : Sarif
Lebih baru Lebih lama