Stevanus Uding, Pendidikan Tidak Menjamin Jadi Orang Sukses

Manggarai Barat,NTT,Jendelaindo-Stevanus Uding (49) pria asal Roe, Desa Cunca Lolos, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, menjadi peternak babi yang sukses.

Bisa bila berkata bisa, merupakan moto hidup yang menjadi fondasi dasar karirnya dimulai. Keberhasilan dirinya menjadi peternak babi beromzet, puluhan juta, sudah membuat banyak orang menjadi penasaran.

Saat ditemui langsung oleh media ini pada, Minggu (5/9/20) dirumahnya, Ia menceritakan, keberhasilan itu berawal dari keterpurukannya menjadi anak buah salah satu pedagang kerbau dari Sulawesi Selatan, yang menghadapkan dirinya dengan persoalan yang besar melawan hukum.

" Saya dulu bekerja mencari kerbau, berjalan dari setiap Desa, untuk nantinya kerbau itu dikirim ke Sulawesi Selatan, tapi pada akhirnya saya dihadapkan dengan persoalan besar, karena tidak ada dokumen yang jelas untuk kirim hewan keluar Daerah", jelasnya.

Terlepas dari persoalan itu, Stevanus memutuskan untuk beralih profesi sebagai peternak babi. Berawal dari 1 ekor babi lokal, dirinya memulai usaha barunya. Suatu hari, lanjut stevanus ada salah satu Lembaga Sosial Masyarakat (LSM), yaitu Hivos. 

Dirinya menjelaskan, LSM Hivos yang memberikan pendampingan secara khusus, bagaiman cara memelihara babi yang baik dan benar.

" Awalnya saya sangat terpuruk, tetapi moto saya bisa bila berkata bisa, makanya saya memulai usaha babi dengan 1 ekor babi lokal. Waktu itu juga ada LSM yang namanya Hivos, itu sangat baik dan berguna bagi saya, karena kami diberikan pendampingan dan diberi bibit babi yang berkualitas", ujar stev

Stevanus juga menyampaikan, babi jenis Duroc yang diberikan oleh LSM Hivos, merupakan jenis babi asal Amerika Serikat, yang memiliki kualitas yang sangat baik, dan sangat cocok untuk dijadikan sebagai usaha ternak. Sehingga dirinya selama kurang lebih 3 tahun ini, meraip omzet puluhan juta dari hasilnya beternak babi.

" Saya diberikan bantuan babi jenia Duroc, oleh LSM Hivos. Berkat bantuan itu, saya bisa mendapatkan penghasilan yang sangat besar, munurut saya.
Babi jenis Hivos ini, bisa menghasilkan belasan anakan babi, yang nantinya saya jual, babi jenis Duroc ini juga, dalam 1 tahun bisa 3 kali beranak", jelasnya.

Diketahui, Stevanus yang hanya memiliki latar belakang pendidikan Sekolah Dasar.Sudah pernah mencapai prestasi besar, ia pernah diberangkatkan keluar Daerah mengwakili Kabupaten Manggarai Barat, untuk melakukan Study banding terkait peternakan babi, ke Solo, Jawa Tengah, dan pernah mengikuti event besar di Kabupaten Ngada, NTT.

Wartawan : Alexandro
Lebih baru Lebih lama