JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Babinsa Pantau Wilayah Yang Terdampak Banjir


Cilacap, Jendelaindo - Dampak banjir tampaknya terus meluas, setelah sebelumnya banjir kiriman dari wilayah Kroya merendam Desa Nusawungu, banjir kini kembali menggenangi wilayah Desa Klumprit, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, JawaTengah.

Terkait hal itu, Babinsa Klumprit, Koramil 05 Nusawungu, Kodim 0703 Cilacap, Sertu Edi susanto bersama Kepala Desa setempat Saingin Aji memantau langsung perkembangan banjir yang  menggenangi wilayah tersebut, Jumat (30/10).

Dari lokasi, Babinsa menjelaskan beberapa wilayah binaanya yang terdampak banjir dan menggenangi pemukiman warga antaralain Dusun Klumprit Wetan 1 rumah dengan debit air setinggi 10-15 cm di dalam rumah, Dusun Nusadem sebanyak 17 rumah ketinggian air 10-15 cm di dalam rumah.

Lanjut, Dusun Bon Guru sebanyak 4 rumah  setinggi air 15 -20cm di dalam rumah, Dusun Nusawaru Kulon sebanyak 4 rumah setinggi 10-15 cm dan Dusun Saren sebanyak 4 rumah setinggi 15 -20 cm di dalam rumah.

"Dari pantauan kami selama di lokasi banjir, belum ada ditemukan kerugian atau korban jiwa, kerugian materil sudah jelas berupa pemukiman warga yang terendam banjir. Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait lainya untuk mengantisipasi perkembangan banjir lebih lanjut," jelasnya.

Sehubungan, kondisi cuaca yang sering hujan dengan intensitas yang tinggi di sejumlah wilayah lain tak menutup kemungkinan memicu luapan banjir yang lebih besar. Untuk itu perlu adanya kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana banjir.

"Kami selaku Babinsa menghimbau warga agar tidak panik, tetap tenang namun selalu peka terhadap perkembangan situasi alam disekitarnya. Kita berharap banjir ini tidak berlansung lama dan segera surut, sehingga kita dapat beraktifitas kembali seperti biasanya," harap Sertu Edi.


Red/ Sholeh
Lebih baru Lebih lama