JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Danramil Nusawungu Pantau Langsung Wilayah Terdampak Banjir


Cilacap,Jendelaindo - Kondisi curah hujan yang semakin meningkat di wilayah Kabupaten Cilacap telah  menimbulkan dampak banjir di sejumlah wilayah, termasuk wilayah Kecamatan Nusawungu tepatnya di desa Nusawungu.

Terkait hal itu, Danramil 05/Nusawungu,  Kapten Cba M. Isa Saefudin bersama Babinsa Nusawungu Serka Purnomo  turun langsung melaksanakan pemantauan di wilayah terdampak banjir d8 Desa Nusawungu, Kecamatan Nusawungu , Kabupaten Cilacap, Kamis(29/10).

Dalam kesempatan itu, Danramil menjelaskan bahwa bencana banjir di wilayah Desa Nusawungu disebabkan karena luapan air dari sungai Mujur di Kecamatan Kroya, kondisi debit air  yang semakin bertambah, akhirnya sampai ke wilayah Nusawungu dan mengakibatkan Nusawungu mengalami banjir sampai ke pemukiman warga. 

"Dari pantauan kita,  ketinggian air yang masuk ke rumah-rumah warga saat ini mencapai 30 cm. Banjir juga telah menggenangi  jalan-jalan Desa Nusawungu dengan ketinggian air kurang lebih 70 cm diatas jalan, namun demikian jalan masih bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat dengan bantuan warga setempat mengarahkan pengemudi agar tidak terjebak jalan yang tergenang air," jelasnya.

Untuk mengantisipasi kemungkinan naiknya ketinggian air banjir dikarenakan hingga saat ini hujan masih terus turun, maka disiapkan Posko Pengungsian untuk warga yaitu di Balai Desa Nusawungu.

Hingga hari ini Posko Pengungsian Desa Nusawungu masih kosong karena belum ada warga yang masuk, masih bertahan dirumah masing-masing. Warga belum mau meninggalkan rumahnya karena merasa ketinggian air yang masuk ke rumah mereka belum mengkhawatirkan.
 
"Saya sudah tekankan kepada para Babinsa untuk selalu memantau dan memonitor perkembangan keadaan desa binaan masing-masing, serta mengajak warga yang berada di sekitar sungai agar dapat waspada dan bersiaga memantau kondisi arus sungai, dikarenakan aliran arus sungai yang tinggi dan deras bisa naik kapanpun dan curah hujan yang makin meningkat," tutup Danramil.

Red/ Sholeh
Lebih baru Lebih lama