JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Deklarasi Komponen Masyarakat Kecamatan Bumijawa Tolak Unjuk Rasa Anarkis

Tegal,Jendelaindo - Bertempat di Pendopo kantor Kecamatan Bumijawa, komponen masyarakat Kecamatan Bumijawa melaksanakan deklarasi bersama menolak unjuk rasa anarkis, Selasa (27/10/2020).

Kegiatan tersebut diikuti oleh Camat Bumijawa Susworo, Kapolsek Iptu Hozali, UPTD Dikpora, Paguyuban Kepala Desa Kec. Bumijawa, Ka KUA Kec . Bumijawa  H Abdul Hamid, Ka Puskesmas Bumijawa Dr Ida Barru F, Perwakilan Tokoh Pemuda, tokoh agama dan tokoh masyatakat Kec. Bumijawa.

Danramil 19/Bumijawa Kapten Cpm Aries K, melalui Babinsa Serma tulus yang mengikuti kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan deklarasi ini sebagai wujud komitmen komponen masyarakat Bumijawa untuk menolak kegiatan unjuk rasa yang bersifat anarkis karena bisa membuat situasi tidak kondusif.

Ia menambhakan, sebagai warga negara yang dijamin kebebasannya untuk mengemukakan pendapat dimuka umum, hendaknya juga menghargai hak orang lain untuk memperoleh rasa aman. "Boleh berunjuk rasa, namun tidak boleh anarkis," ucapnya.

Dalam deklarasi itu diantaranya menyatakan akan selalu taat dan patuh terhadap peraturan serta perundangan undangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia, menolak segala tindak anarkis dalam melaksanakan aksi unjuk rasa serta berkomitmen menciptakan situasi dan kondisi yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Bumijawa.

"Diharapkan seluruh elemen masyarakat ikut menjaga situasi agar selalu kondusif di wilayah Kecamatan Bumijawa," pungkas Tulus. 

Red/Sholeh
Lebih baru Lebih lama