JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Dirjen Dukcapil : Kinerja Adminduk Discukcapil Kota Tegal Level IV


Tegal, Jendelaindo – Direktur Jenderal Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Prof . Dr. Zudan Arif Fakrullah, S.H., M.H., memberi apresiasi atas kinerja Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tegal. Bahkan Zudan menyebut, kinerja Discukcapil berada di level IV Bidang Administrasi Kependudukan. 

“Saya seneng sekali, ini suatu inovasi yang tentu saja memberi rebranding bagi Disdukcapil dan Pemkot. Untuk mengukur kinerja kita ukur dengan empat level. Kota Tegal diklasifikasikan dengan level keempat. Level ini kinerja sudah selesai atau terpenuhi semuanya. Tinggal dibangun peningkatan kualitas untuk mewujudkan pada tingkat kepuasan dan kebahagiaan pelanggan atau warga masyarakat untuk pelayanan Dukcapil,” ungkap Zudan yang saat Road Show di Kota Tegal dan diterima oleh Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi, S.T., M.M., di Kantor Disdukcapil Kota Tegal Jl. Lele, Jum’at (30/10/2020) siang. 

Dikatakan Zudan, di Indonesia level Disdukcapil paling rendah yakni lebel I, baru mengejar kinerja dengan pelayanan administrasi kependudukan dibawah 98 persen. Ada juga yang level II dan III. Sedangkan Kota Tegal di level IV. Meski baru melayani 20 administrasi kependudukan dari 24 administrasi kependudukan, hal tersebut dikatakan Zudan tidak mengapa. Sebab saat ini dengan semangat go digital, Disdukcapil bisa bertahap untuk melaksanakan pelayanan 24 administrasi kependudukan.

“Saat ini semangatnya urus secara online dokumen kependudukan kemudian dikirim ke rumah warga. Ini bisa diintegrasikan setiap warga yang mengurus satu administrasi kependudukan bisa mendapatan tiga administrasi kependudukan. Misal akte kematian, nanti ahli waris bisa mendapatkan administrasi kependudukan berupa KTP bagi yang masih hidup dengan status cerai mati bagi suami/istri, dan perubahan KK,” ungkap Zudan yang menyebut kedatangannya ke Kota Tegal dalam rangka memastikan layanan Dukcapil tetap berjalan di hari libur dengan semangat tetap produktif di hari libur. 

Apalagi dikatakan Zudan, Disdukcapil Kota Tegal telah memiliki aplikasi Jakwir Cetem (Aja Kosih Wira-Wiri, Disdukcapil Kota Tegal Cepat dan Tepat Melayani), yang dikolaborasikan dengan penyedia aplikasi ojek online untuk mengantarkan administrasi kependudukan yang dibutuhkan warga tanpa harus datang ke Kantor Disdukcapil. 

“Model baru ini saya akan blasting ke seluruh Indonesia agar daerah lain bisa mereplikasi dari inovasi tersebut,” ungkap Zudan yang juga berharap agar kinerja Disdukcapil Kota Tegal tingkat layanan di level IV jangan sampai turun. “Kinerjanya dijaga dan tingkat kepuasannya dan kebahagiaan masyarakat harus diwujudkan. Makanya pelayananya harus pelayanan yang cepat, akurat dan bermartabat. Bermartabat seperti apa, ya jangan buat masyarakat kecewa. Beri salam, beri senyum, dan sapa,” pinta Zudan. 

Kehadiran Zudan di Kota Tegal dalam rangka monitor kinerja Dukcapil se-Indonesia meski di hari libur. “Saya memonitor dari seluruh Indonesia, dari hari kemarin saja, dari 514 Kab/Kota yang lembur itu  405 atau yang masih bekerja atau lebih dari 80 persen,” tutur Zudan. 

Kedepan, Zudan berharap pelayanan Kantor di Disdukcapil sepi dan tidak ada orang yang datang. Karena layanan didorong untuk digital. Permohonan adminduk dilakukan melalui digital online dan layanannya dikiriim. “Boleh orang datang, kalau yang tidak bisa online silakan datang,” pungkas Zudan. 

Jumadi mengucapkan terima kasih kepada Dirjen Dukcapil yang telah hadir di Kota Tegal. “Kita diminta untuk meningkatkan pelayanan, insya Allah kita nanti ada mesin anjungan Disdukcapil mandiri, yang akan diimplementasikan tahun depan. Jadi nanti masyarakat tidak usah ke Disdukcapil tinggal cetak KTP lewat mesin. Harapannya kita segera implementasikan dan mudah-mudahan dibantu oleh Pemerintah Pusat,” harap Jumadi. 

Red/ Sholeh
Lebih baru Lebih lama