JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Gunakan Teknologi Busmetik, SUPM Tegal Panen 5 Ton Udang Vaname


Tegal,Jendelaindo - Menggunakan Teknologi Busmetik (Budidaya Udang Skala Mini Empang Plastik), SUPM Tegal hasilkan panen udang vaname hingga lebih dari 5 ton. 


Hal itu seperti yang disampaikan Kepala SUPM Tegal Maskuri, S.IP., M.Si dalam sambutannya pada kegiatan Panen Udang Vaname di lahan tambak milik SUPM Tegal di Kelurahan Panggung Tegal Timur, Senin (19/10). 


Hadir menyaksikan kegiatan Panen Udang Vaname tersebut Wali Kota Tegal H. Dedy Yon Supriyono, S.E., M.M., Sekda Kota Tegal Dr. Drs..Johardi, M.M., Forkopimda Kota Tegal dan Kepala OPD di Lingkungan Pemkot Tegal.


Maskuri mengatakan bahwa panen udang vaname kali ini merupakan panen terakhir di Tahun 2020. Hasil panen tersebut dari luas tambak 1.900 meter persegi dengan jumlah benih yang ditebar sebanyak 300.000 ekor serta padat tebar 158 ekor/meter. Adapun umur panen 100 hari dengan menghabiskan pakan sebanyak 6.373 Kg, menghasilkan hasil panen dengan total sebanyak 5.029 Kg. 


Selain menjelaskan jumlah hasil panen yang dihasilkan dalam kesempatan tersebut, Maskuri tidak lupa mengungkapkan rasa terimakasih serta apresiasinya kepada Pemkot Tegal yang telah menghibahkan lahan seluas 10 hektar kepada SUPM Tegal sebagai program pengembangan SUPM menjadi Politeknik. 


Dirinya berharap dengan pengembangan tersebut akan banyak manfaat yang akan diperoleh bagi Kota Tegal. 


Wali Kota Tegal yang hadir menyaksikan jalannya panen langsung di lokasi tambak SUPM berharap peningkatan SUPM menjadi Politeknik dapat makin mendorong kemajuan SUPM. 


Selain itu, dengan adanya peningkatan tersebut diharapkan makin banyak mahasiswa dari berbagai daerah se-Indonesia yang belajar di Kota Tegal yang akan membuat Kota Tegal juga makin ramai dan makin hidup perekonomiannya.


“Semoga setelah menjadi politeknik, tidak hanya udang vaname saja kedepan yang menjadi fokus budidaya namun juga melakukan budidaya berbagai jenis udang serta ikan lainnya,” harap Wali Kota. 


Sekretaris Badan Riset dan SDM Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan Dr. Kusdiantoro, S.Pi.M.Sc yang turut hadir dalam kesempatan tersebut juga mengapresiasi Pemkot Tegal yang telah menghibahkan lahan seluas 10 Hektar untuk pengembangan SUPM Tegal menjadi Politeknik. Terlebih, ungkapnya, melihat sejarah sekolah perikanan di Indonesia yang lahir di Tegal dimulai dari zaman kependudukan Jepang sudah saatnya SUPM Tegal naik tingkat menjadi Politkenik. 


Atas support yang diberikan Pemkot Tegal, kata Kusdiantoro, pihaknya bertekad untuk menyelesaikan Detail Engginering Desain (DED) di tahun 2021 hingga target penyelesaian pembangunan kampus di tahun 2023 mendatang.


Dirinya berharap kedepan dengan adanya Politeknik SUPM, ilmu yang dikembangkan SUPM dapat makin dikenalkan kepada para pembudidaya ikan maupun udang untuk kemajuan perikanan di Kota Tegal.

Red/ Sholeh

Lebih baru Lebih lama