JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Tahun 2019, PDAM Kota Tegal Catat Laba Rp. 3,4 M

Tegal,Jendelaindo  - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tegal, di tahun 2019 membukukan laba Rp. 3.346.707.085 (tiga milyar tiga ratus empat puluh enam juta tujuh ratus tujuh ribu delapan puluh lima rupiah). 


Hal tersebut disampaikan Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono saat Rapat Paripurna Tanggapan Pandangan Umum atas penjelasan terhadap lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Tegal, Senin (19/10) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Tegal.


“Terkait pemeriksaan keuangan PDAM, sampai dengan saat ini PDAM sudah diperiksa oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) dan oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Dari pemeriksaan tersebut, terdapat hasil capaian laba tahun 2019 sebesar Rp. 43.261.934.005,” jelas Dedy Yon.


Ia juga menjelaskan hasil capaian laba PDAM Kota Tegal yang rencananya bernama Tirta Bahari Kota Tegal, di tahun 2017 dan 2018. Di tahun 2017 sebesar Rp. 4.305.951.444 dan di tahun 2018 sebesar  Rp. 3.933.551.770.


Selain capaian laba, Dedy Yon juga menyampaikan pertumbuhan asset PDAM Kota Tegal, selama tiga tahun terakhir. Ditahun 2017 sebesar Rp. 33.589.514.404,  tahun 2018 sebesar Rp. 39.848.051.914 dan tahun 2019 sebesar Rp. 43.261.934.005.


Dalam tanggapan terhadap pandangan umum Fraksi Golkar, Dedy yon juga menyampaikan, untuk mengoptimalkan pengelolaan air minum di Kota Tegal agar dapat memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kota Tegal, pihaknya akan mulai menjajaki alternatif sumber air baku. Salah satunya dengan memanfaatkan sumber air baku Sungai Ketiwon.


“Saya ucapkan terimakasih atas dukungan dari Fraksi Golkar terhadap pembahasan lima Raperda, serta saya sependapat untuk mengoptimalkan pengelolaan air minum di Kota Tegal agar dapat memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kota Tegal. Salah satunya dengan memanfaatkan sumber air baku Sungai Ketiwon,” tutur Wali Kota Tegal.


Dedy Yon menambahkan, bahwa debit air sesungguhnya yang dimiliki PDAM Kota Tegal adalah, Jaringan Distribusi Utama (JDU) dengan volume 140 liter/detik, Existing dengan volume 70 liter/detik dan Bumijawa dengan volume 55 liter/detik. 


Sedangkan untuk jumlah pelanggan PDAM  Kota Tegal saat ini sebanyak 32.000 sambungan rumah.


Wali Kota berharap, bisnis plan PDAM ke depan yaitu merevitalisasi pipa jaringan, perluasan jaringan untuk menambah sambungan rumah dan menambah air baku dengan sistem pengolahan air minum bisa memenuhi cakupan pelayanan 80% untuk  wilayah perkotaan yang saat ini baru mencapai cakupan 75%.

Red/ Sholeh


Lebih baru Lebih lama