JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Dedy Yon Ajak OPD Berkomitmen Tanggulangi Stunting

Tegal, Jendelaindo - Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan semua Kelurahan di lingkungan Kota Tegal untuk bersama-sama berkomitmen, menanggulangi persoalan stunting dengan bersama melalui aksi konvergens pencegahan dan penurunan stunting. 

Ajakan Wali Kota tersebut disampaikan dalam acara Rembug Stunting Kota Tegal yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pembangunan Daerah, dan dilakukan secara virtual yang diikutu oleh seluruh OPD dan Kelurahan Se-Kota Tegal di Command Room Diskominfo Kota Tegal, Rabu (04/11).

“Pada hari ini kita laksanakan Rembug Stunting untuk membicarakan rencana pelaksanaan berbagai program pembangunan serta memastikan pelaksanaan kegiatan intervensi pencegahan dan penurunan stunting dilakukan secara bersama-sama antar Organisasi Perangkat Daerah,” tutur Dedy Yon.

Meskipun angka prevalensi stunting Kota Tegal pada tahun 2019 sebesar 5,84% relatif rendah dan masih dibawah prevalensi stunting Jawa Tengah sebesar 27,68 %, namun demikian Dedy Yon menyampaikan bahwa pihaknya merasa perlu terus mendorong dan berupaya agar prevalensi stunting di kota Tegal semakin rendah. 

“Berkaca pada angka prevalensi stunting Kota Tegal pada tahun 2019 sebesar 5,84% walaupun relatif rendah dan masih dibawah prevalensi stunting Jawa Tengah sebesar 27,68 % akan tetapi kita perlu terus mendorong dan berupaya agar prevalensi stunting di Kota Tegal semakin rendah,” ajak Dedy Yon.

Dedy Yon menambahkan, bahwa konvergens stunting terintegras memerlukan keterlibatan semua pihak selaku pemangku kepentingan. Oleh karena itu, Ia minta kepada para k
Kepala OPD, untuk memperhatikan hal-hal yang telah disusun Pemerintah Kota Tegal dalam menanggulangi persoalan stunting.

Wali Kota juga meminta kepada Kepala OPD untuk mempersiapkan program dan kegiatan pencegahan dan penurunan stunting yang sudah direncanakan dan laksanakan dengan sebaik-baiknya di tahun 2021. Tujuannya agar prevalensi stunting Kota Tegal semakin menurun. Dalam melaksanakan program tersebut, Dedy Yon meminta agar OPD untuk selalu berkomunikasi dan berkoordinasi sehingga terwujud sinergitas antar sektor untuk memperoleh hasil kegiatan yang maksimal.

Red/ Sholeh
Lebih baru Lebih lama