JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

DPRKPLH Kab Ciamis Tahun 2020 Salurkan 1.305 Unit Rutilahu

Kabupaten Ciamis, Jendelaindo - Pengajuan rutilahu dari beberapa Desa di Kabupaten Ciamis telah terealisasi. 

Kepala Seksi perumahan dan permukiman Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Ciamis Dody Kuswandi Saat ditemui dikantornya 23/11/20 menyampaikan, sebelumnya, Desa-Desa di Kabupaten Ciamis mengajukan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU). 

Pengajuan tersebut telah direalisasi tahun 2020 sebanyak 1.305 Unit. Realisasi yang sebanyak 1.305 unit bersumber dari 3 sumber anggaran yang diantaranya ; dari pusat sebanyak 447 unit, provinsi 780 unit serta dari APBD perubahan Kab Ciamis sebanyak 48 unit. Masing - masing penerima bantuan rutilahu mendapatkan sebesar Rp. 7.500.000 rupiah. Terang Dody. 

Selanjutnya Dody menyatakan, 
Khususnya bantuan rutilahu dari APBD perubahan Kab Ciamis yang sebanyak 48 unit belum tercairkan, masih dalam persiapan. Jelasnya. 

Ia menerangkan, pada dasarnya pemerintah Kab Ciamis seluruh pengajuan rutilahu dari Desa - Desa dapat terealisasi. Namun tidak demikian, seharusnya Desa mengajukan usulan bantuan serta Desa pun harus berkomitmen. 

Dengan komitmen itu, soalnya apabila ada Calon Penerima Calon Lokasi ( CPCL)  yang sudah diversifikasi dan terealisasi atau bantuan sudah turun dengan tiba-tiba penerima menolak bantuan tersebut sehingga tidak terlaksanakan rehab. 
Jadi, Dinas harus bertanggung jawab sepenuhnya ketika terjadi hal seperti itu. Ujarnya 

" Tidak semudah mengganti atau mengalihkan nama, harus melalui birokrasi yang panjang. Intinya, Desa berkomitmen, mengamankan, menggerakkan lingkungan serta ada swadaya, dikarenakan dengan anggaran yang seadanya itu tidak cukup untuk rehab seluruhnya ". Harap Dody.

Wartawan : Prayudi
Lebih baru Lebih lama