HUT Matim Ke-13, Komunitas Pemuda Kreatif Manggarai Timur ''Geruduk'' Kantor Bupati

Lehong, Manggarai Timur, Jendelaindo - Hut kabupaten Manggarai Timur ke-13, pemuda asli manggarai Timur yang kreatif semua di undang. 
Ruangan lantai satu kantor bupati Matim dipenuhi oleh komunitas.

Pantauan media ini, praktek jual beli pun berlangsung di lantai satu Kantor Bupati Matim. Ada yang sekadar membeli kopi, membeli beberapa karya galeri dan lukisan yang dipajang di sudut-sudut Kantor Bupati tersebut. Senin/23/11/2020.

Koordinator Komunitas Seni SMAN 3 Borong, Wilibrodus Barus, kepada media mengatakan, pengembangan ekonomi kreatif membutuhkan ruang atau wadah sebagai tempat penggalian ide, karya, sekaligus aktualisasi diri dan ide-ide kratif.

“Memanfaatkan momentum HUT Manggarai Timur ke-13 ini adalah untuk menunjukkan bahwa Manggarai Timur memiliki pegiat-pegiat seni dan ekonomi kreatif, serta orang-orang muda yang penuh talenta dan mimpi besar untuk hari yang akan,” ungkap guru SMAN 3 Borong yang kerap disapa wili itu.

Harapan saya, kedepannya Pemda Matim terus memberikan ruang bagi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM), maupun bagi generasi muda agar terus mengembangkan kreatifitas yang mereka miliki.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Pemda Matim melalui Dinas Pariwisata Matim, yang telah memberikan ruang kepada Civitas SMAN 3 Borong agar menampilkan hasil karya seni kami di momentum ini. Kami sangat bangga karena telah diberikan ruang untuk menunjukkan karya-karya kami,” tutupnya.

Senada, Duta Galeri Primitif asal Desa Bangka Kempo, Romanus Harun, menyampaikan terima kasih tak terhingga kepada Pemda Matim yang telah melibatkan dirinya dalam momentum HUT Matim ke-13 itu.

“Satu harapan saya kedepan, kiranya Pemda Matim dapat membantu kegiatan usaha kami,” katanya.

Ia mengaku, sejak awal dirinya memulai usaha tersebut, pihaknya tak pernah mendapatkan sentuhan berupa bantuan dari Pemda Matim.

“Sejak awal, sama sekali tidak ada bantuan dari Pemda Matim. Tapi hari ini, sangat luar biasa Pemda Matim berikan kepercayaan kepada saya untuk tampil di momentum HUT Matim ini,” tutupnya.
 
Petrus Kanisius Guras, kepada media ini mengatakan, sejak Kabupaten manggarai Timur mekar dari kabupaten Manggarai 13 tahun silam, baru kali ini saya menginjakkan kaki di rumah masa depan ini, ujar Dia

"Berkat usaha jamur tiram ini, saya bisa berkomunikasi dengan orang nomor satu di Matim"

Tentunya sangat bangga, yang walaupun dengan peralatan sederhana, demi moment yang sangat berharga ini saya beruapaya tampil apa adanya, us menambah

Harapan saya kedepannya, dengan keterbatasan saya saat ini, yaitu perlatan usaha jamur tiram ini, Pemda peduli dengan sedikitnya membantu pengadaan fasilitas untuk menunjang usaha saya ini kedepannya, tutup Us

Terpisah, kadis koperindag Matim 'Fransiskus P. Sinta', kepada media ini mengatakan, pihaknya akan melakukan pendataan agar menjadi perhatian dinas kedepan dalam memberikan dukungan. Hal ini bertujuan agar usaha mereka lebih berkembang, tukas Dia

Wartawan : Iren
Lebih baru Lebih lama