JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Maria Geong: “Super Premium Harus Diimbangi Kualitas SDM”

Labuan Bajo,NTT, Jendelaindo -Kecepatan pembangunan di kabupaten Manggarai Barat yang ditopang oleh banyaknya dana pusat yang masuk di kabupaten tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). 

keberadaan kabupaten Manggarai Barat khususnya Labuan Bajo dengan label super premium menjadi mubazir jika tak diimbangi dengan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni, pungkas Maria Geong

"Percuma kita punya label Super Premium tapi masyarakat Manggarai Barat sebagai tujuan utama pembangunannya tidak sejahtera," ujarnya saat menemui masyarakat Kampung Gempar, Desa Golo Sepang, kabupaten Manggarai Barat, Jumat (06/11/2020).

Oleh karena itu, sambung Maria, jika dirinya dan Silverius Sukur terpilih menjadi Bupati dan wakil Bupati kabupaten Manggarai Barat, pemerintahannya akan terus berupaya mendongkrak kualitas sumber daya masyarakat kabupaten Manggarai Barat. Caranya mengirim tenaga kerja menimba ilmu untuk periode tertentu. Harapannya, ilmu yang baru diperoleh bisa diaplikasikan di kabupaten Manggarai Barat.

“Kita akan memperbanyak training serta pelatihan. Baik di dunia usaha atau sektor swasta lainnya. Tanpa itu label super premium tidak akan memberikan keuntungan bagi masyarakat Manggarai Barat, karena kecepatan pembangunan tidak sebanding dengan kecepatan sumberdaya manusianya. Kita akan terus bekali keahlian yang baru dan berdaya saing," kata Maria Geong.

Saat itu, Maria juga memberikan contoh bagaimana cara memilih paket Misi saat pemilihan umum yang akan dilaksanakan pada tanggal 09 Desember mendatang. 

Menurut Maria, dirinya adalah satu - satunya calon Bupati perempuan yang mengenakan _balibelo_ dalam surat suara pemilihan umum kepala daerah kabupaten Manggarai Barat.

Terpantau media, dalam kesempatan tersebut, Maria Geong didampingi Calon wakil Bupati, Silvanus Sukur, Mantan Bupati Sikka, Aleks Longginus, Anggota DPRD kabupaten Manggarai Barat, Yosef Suhardi Gagar serta sejumlah relawan paket Misi.


Wartawan : Iren
Lebih baru Lebih lama