JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Merasa Dihina, "Salesius Medi" Polisikan Tenaga Medis Puskesmas Borong

Borong, Manggarai Timur, NTT, Jendelaindo - Kristin Carvalo, salah satu petugas Medis Puskesmas Borong, manggarai Timur dipolisikan oleh salah satu anggota DPRD Matim  fraksi PDIP di Polres Matim. Laporan itu tertuang dalam Laporan Polisi Nomor: LP/56/XI//2020/NTT/RES M’Rai Timur. Rabu,11/11/20.

Anggota DPRD matim yang dimkasud adalah Salesius Medi. Dasar Laporan Salesius Diketahui, lantaran tenaga Medis yang kerap disapa Kristin diduga telah melakukan penghinaan terhadap Dirinya, dengan sebutan ‘Baru Jadi Dewan Satu Hari Sombong’ terhadap Salesius

Dalam laporan Polisi Salesius Medi Dituliskan tenaga medis "Kristin", mengatakan hal itu kepada anggota DPRD yang akrab disapa Medi, pada saat  Ia mengantar keluarganya yang merupakan korban Lakalantas, Matius Mundur, pada hari jumat 06 November 2020 lalu bersama keluarga di Puskesmas Borong. 
 
Terpisah, kuasa Hukum Salesius Medi, Alexius Marianus Adu, kuasa hukukm Salesius Medi, ketika dihubungi media ini mengatakan hal itu benar.  

Kata Dia, bahwa apa yang disampaikan, Kristin Carvalo itu, melanggar Pasal 310 KUHP tentang Penghinaan.

“Sebagai Kuasa Hukum, saya mengharapkan pihak Polres Matim dengan segera memeriksa para saksi, agar kasus penghinaan terhadap klien kami, Salesius Medi,  menjadi terang benderang,” tulis Marianus dalam via Whatsapp kepada jendelaindo.com

"Apabila dari keterangan saksi laporan klien memenuhi unsur atas dugaan laporan, maka akan ada peningkatan ke level penyidikan", tukas Dia

Senada dengan kuasa hukum-Nya "Salesius Medi" juga meminta pihak Polres Matim agar secepatnya memproses laporan yang telah diterima pihak Kepolisian, salesius Medi menambah

“besar harapan saya, pihak Polres Matim secepatnya porses laporan saya hari ini,” ujar Medi

Saya  bersama keluarga besar sangat tersinggung dengan apa yang dikatakan, Kristin Carvalo, beberapa waktu lalu kepada saya di Puskesmas Borong pada jumat 06 November 2020 lalu itu.

Wartawan : Iren
Lebih baru Lebih lama