JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Pasca Puting Beliung Babinsa Nusawungu Gotong royong Perbaiki Rumah Kamdah

Cilacap, Jendelaindo - Babinsa Koramil 05/Nusawungu Serka Purnomo dan 2 orang anggota Koramil lainnya bersama warga setempat melaksanakan gotong royong memasang atap rumah milik warga di Desa Nusawungu yang mana rumahnya mengalami kerusakan akibat dampak bencana alam angin puting beliung yang menghantam wilayah tersebut, Jumat (7/11/2020).

Diketahui, kondisi cuaca ekstrim telah memicu adanya angin puting beliung yang melanda pemukiman warga di Desa Nusawungu, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Kendati tak memakan korban jiwa, namun kerusakan terjadi diwilayah ini, berupa pohon-pohon yang bertumbangan dan kerusakan lain yang berdampak pada pemukiman warga.

Seperti halnya yang menimpa rumah Kamdah, angin puting beliung menyebabkan  pohon di sekitar rumahnya tumbang dan atap rumah berupa asbes dan  seng berterbangan, serta kerusakan di bagian atap rumahnya.

Selaku aparat pembina kewilayahan, Babinsa Nusawungu Serka Purnomo memotori warga setempat untuk melakukan gotong royong guna membantu korban bencana melakukan rehab rumah bagian atap yang mengalami kerusakan. 

"Kita tahu saat ini musim penghujan, apabila kondisi ini kita biarkan, maka warga yang terdampak bencana ini akan semakin menderita karena hujan bisa jadi bencana baru bagi mereka. Untuk itu kita dari Koramil 05 Nusawungu beserta warga bergerak cepat untuk melakukan perbaikan," katanya.

Lebih lanjut, Gotong royong menjadi cara yang paling efektif dalam hal ini untuk membantu korban bencana alam. Dengan jumlah personel yang lebih banyak pekerjaan akan lebih cepat terselesaikan. Selain itu gotong royong bagian dari budaya masyarakat setempat yang hingga saat ini masih dipertahanakan.

Sebagai Aparat Komando Kewilayahan dalam melaksanakan tugasnya selalu berpedoman pada Santi Aji diantaranya adalah 8 Wajib TNI yang ke delapan yaitu Menjadi contoh dan memelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya.

"Kami berupaya semaksimal mungkin untuk berbuat yang terbaik dan bermanfaat bagi masyarakat, dalam membantu kegiatan gotong - royong bagi warga masyarakat Desa Nusawungu ini, Hal ini tentunya merupakan suatu wujud kerjasama yang baik antar kita dengan instansi terkait serta warga setempat," tambahnya.

Ucapan terima kasih datang dari Kepala Desa Nusawungu Rahmat dan Kepala Dusun Sariwungu  Sunardi kepada anggota TNI Koramil Nusawungu.

"Kami atas nama warga masyarakat desa Nusawungu hanya bisa mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya terhadap TNI - AD khususnya anggota Koramil Nusawungu, semoga kedepan tetap Solid dan selalu di cintai Rakyat," ucap Rahmat.


Red/ Sholeh
Lebih baru Lebih lama