Belum Ada 1 Bulan, Dermaga Apung Terseret Ke Bibir Pantai

Tegal,Jendelaindo - Belum ada Satu bulan Dermaga Apung yang sempat viral di Kota Tegal yang menuju kearah tengah laut dengan kepanjangan 98 Meter yang berada di Pantai Alam Indah (PAI) kota Tegal kini rusak diterjang oleh ganasnya ombak pada Minggu siang 6 /12/20. 

Dari keterangan papan informasi Pembangunan, Dermaga Apung yang dibuat pada tanggal 7 /9/20 dan selesai pada 5 /12/20 dengan anggaran sebesar 2,5 Milyar Rupiah dari anggaran APBD Kota Tegal Tahun 2020 dengan pelaksana PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir kini berserakan dibahu pantai.

Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Kepemudaan, dan Olahraga, dan Pariwisata Kota Tegal ( DISPORAPAR) Cucuk Daryanto saat di temui di ruang kerjanya yang di dampingi Sekdin dan sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPKOM) proyek tersebut Abdan Harimurti,senen 7/12/20 menjelaskan Dermaga Apung tersebut merupakan salah satu program dari Walikota Tegal yang merupakan salah satu destinasi pariwisata salah satunya yaitu Dermaga Apung yang mungkin belum banyak di daerah lain.

Kejadian hari sabtu-minggu memang sangat ekstrim sekali tidak hanya di Kota Tegal saja tetapi sepanjang pantura,yang menimbulkan ombak dan angin yang besar sehingga mengantam Dermaga Apung yang akhirnya menepi di bibir pantai, Kapal Tongkang yang besar saja terhantam ombak yang mengakibatkan kapal tersebut bergeser ke arah timur terbawa ombak,ungkap Cucuk.

Dirinya berharap nanti untuk kedepannya Dermaga Apung ini pada saat cuaca ekstrim pada bulan-bulan tertentu akan di lakukan model bongkar pasang untuk meredam resiko,dan nantinya akan di tambahi jangkir di beberapa titik.

Untuk penanganan Dermaga Apung tersebut butuh waktu karena melihat situasi kondisi cuaca yang masih ekstrim dan gelombangnya masih tinggi dan itu bisa membahayakan pekerja, sementara ini yang dilakukan membongkar dan meminimalisir pemasangan ban -ban di pinggir supaya tidak terkena batu,imbuh Cucuk.

Sementara itu Sekdin dan sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPKOM) proyek tersebut Abdan Harimurti menambahkan Dermaga Apung ini sudah selesai kurang lebih sebelum tanggal kontrak yang di tetapkan tanggal 5/12/20 dan 3-4 hari sudah di lakukan pemeriksaan oleh tiem teknis dan sudah dinyatakan bisa di fungsikan.

Dari pantauan Dinas Dermaga Apung ini memang ada yang rusak karena terbentur batu di pinggir bibir pantai,nantinya untuk kerusakan tersebut akan di lakukan komunikasi dengan rekanan apakah ini masuk dalam klosul pemeliharaan apa ini karena kondisi cuaca ekstrim,ucap Abdan.

Red/Sholeh
Lebih baru Lebih lama