JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

PSSI Gelar Simulasi Pertandingan Liga 1 2021


Jakarta, Jendelaindo - PT Liga Indonesia Baru (LIB) sedang berupaya agar segera mengantongi izin menggelar kompetisi Liga 1 2021. LIB pun kini sedang melakukan pertandingan simulasi.


Pertandingan simulasi tersebut telah digelar sejak 7 Februari di Stadion PTIK, Jakarta. Tujuan dari laga simulasi tersebut untuk menggambarkan penerapan protokol kesehatan saat bergulirnya Liga 1 dan Liga 2 2021. 


LIB pun merekam seluruh kegiatan. Mulai dari swab test sebelum pertandingan, saat di hotel, menuju ke stadion, hingga selesai pertandingan.


Selanjutnya, video dari pertandingan tersebut bakal diunggah PT LIB ke Youtube. Seluruh klub nantinya juga diberikan tayangannya untuk dijadikan pedoman ketika kompetisi dihelat.


"Insya Allah, dalam minggu depan sudah bisa kami tayangkan dan bisa kami berikan ke klub-klub. Kami sempurnakan dulu," kata direktur operasional PT LIB Sudjarno.


Meski begitu, Sudjarno menyadari klub tidak mungkin sepenuhnya mengikuti tayangan pertandingan simulasi tersebut. Menurutnya yang terpenting protokol kesehatan wajib dijalankan.


"Kami tidak bisa pungkiri karakteristik setiap stadion pasti beda-beda. Oleh karena itu disesuaikan dengan karakteristik stadion masing-masing," ucapnya.


"Tapi setidaknya dengan video simulasi protokol kesehatan ini bisa menjadi rujukan dan acuan bagi klub-klub untuk menggelar pertandingan di homebase masing-masing," dia menambahkan.


Hingga saat ini kompetisi 2021 belum dipastikan kapan mulai digelar. PSSI baru akan membahasnya di Kongres Tahunan pada 29 Mei mendatang. Namun Kepolisian sebelumnya telah melakukan pertemuan dengan Menpora Zainudin Amali dan memberikan lampu hijau agar kegiatan olahraga bisa dilakukan dengan syarat protokol kesehatan.


Wartawan : Amalia

Lebih baru Lebih lama