JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Vaksinasi Tahap I Dosis Kedua Dimulai, Kadinkes Jamin Ketersediaan Vaksin


Tegal,Jendelaindo
- Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal dr. Sri Primawati Indraswari menjamin ketersediaan vaksin untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap I dosis kedua di Kota Tegal.

Prima menyampaikan hal tersebut saat dimulainya pelaksanaan vaksinasi tahap I dosis kedua di Kota Tegal, yang ditandai dengan vaksinasi dosis kedua kepada Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Senin (8/2) di RSUD Kardinah. Sebelumnya Jumadi dan Forkopimda melakukan vaksinasi Covid-19 tahap I dosis pertama pada Senin (25/01) lalu.

"Untuk ketersedian vaksin, masih ada, dan bisa untuk pelaksanaan dosis kedua, vaksin nanti akan datang lagi, namun kami masih menunggu informasi dari Dinkes Provinsi,” ujar Kadinkes.

Dikatakan Prima, Dinkes Kota Tegal akan meminta kekurangan vaksin karena sedianya Kota Tegal mendapatkan jatah 5.960 dosis namun yang baru diterima 4.000 dosis. Untuk kekurangannya akan dimintakan ke Dinkes Provinsi Jateng.

Prima juga menyampaikan untuk pelaksanaan tahap I dosis pertama,  untuk Tenaga Kesehatan (Nakes) sudah dilaksanakan dengan capaiannya 64,48 persen, dengan jumlah Nakes yang sudah di vaksin sejumlah 2017 orang dan ini sudah mulai vaksinasi dosis kedua.

Prima menjelaskan untuk pengambilan vaksin tahap kedua, pihaknya masih menunggu informasi dari Dinkes Provinsi Jawa Tengah. Dinkes juga sedang melakukan pendataan untuk diusulkan bagi penerima vaksin tahap kedua. Prima meminta data tersebut merupakan data yang memang dapat memenuhi syarat untuk divaksin.

Diperkirakan pengambilan vaksin tahap  II datang pada awal Maret 2021 atau di bulan Februari minggu ke-3 dan ke-4.

“Untuk pengambilan vaksin tahap II, kami belum mendapatkan informasi, namun kemungkinan di awal Maret 2021 atau di bulan Februari minggu ke-3 dan ke- 4, nanti kita tunggu informasi dari Dinas,” jelas Kadinkes.

Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi sesaat setelah menerima vaksin tahap I dosis kedua menyampaikan syukur karena sudah melaksanakan vaksin dosis kedua bersama Forkopimda dan berjalan lancar.

“Alhamdulillah pada pagi hari ini, saya bersama Forkopimda hadir untuk vaksin yang kedua dan sudah selesai, dan semuanya lancar,” tutur Muhamad Jumadi.

Selanjutnya untuk pelaksanaan vaksinasi tahap II nanti adalah anggota DPRD dan petugas yang bersentuhan dengan pelayanan publik yakni TNI Polri dan ASN.

Jumadi berharap vaksinasi yang dilakukan oleh dirinya dan Forkopimda bisa menjadi penyemangat seluruh warga Kota Tegal, bahwa vaksin merupakan cara untuk kita menghindari pandemi ini. Jumadi juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak usah takut, tidak usah beropini dan tidak usah termakan _hoax_, menurutnya vaksinasi merupakan ihktiar bersama untuk menghadapi pandemi yang luar biasa ini.

Himbauan serupa juga disampaikan oleh Kapolres Tegal Kota, AKBP Rita Wulandari Wibowo kepada masyarakat Kota Tegal untuk mulai dari sekarang harus yakin dan harus mau divaksin. " Supaya masyarakat sehat, diawali dengan kita menyehatkan diri sendiri sebelum kita menyehatkan orang lain," ungkap Kapolres.

Ia juga menyampaikan sesuai arahan dari pimpinan, bahwa bagi orang yang memenuhi persyaratan namun tidak mau divaksin maka bisa dikenakan sanksi-sanksi yang terkait dengan hukum didalamnya.

Red/Sholeh
Lebih baru Lebih lama