Diduga Berawal Cekcok Sesama Anak Punk, Satu Berakhir Tragis

(Foto/ilustrasi/Google)


Tegal, Jendelaindo - Seorang remaja berinisial ABS asal desa Guwa Lor dusun II Kaliwedi, Kabupaten Cirebon terkapar dalam keadaan kritis akibat luka tusuk dibagian bawah ketiak sebelah kiri. Karena banyaknya darah yang keluar dari luka, remaja kelahiran tahun 2004 itu kondisinya sangat kritis dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Mitra Siaga, Tegal.

 

Percekcokan dua remaja punk diduga bermodus pemalakan yang berawal dari daerah Padaharja dan bergeser hingga kedaerah Mejabung, Tegal Timur, kota Tegal. Keduanya berasal dari Jawa barat dengan korban asal Cirebon dan pelakunya anggota punk asal Bandung.


Menurut petugas keamanan dari Polres Tegal Kota yang bergerak di tempat kejadian perkara menyebutkan kejadian sekira pukul 18.30 Wib berdasarkan penuturan korban, bahwa pelaku merupakan sesama anak punk asal Bandung. Sementara kepastian penyebab terjadinya percekcokan masih dalam penelusuran pihak kepolisian setempat. Namun dugaan sementara karena adanya perampasan.


"Sama-sama anak pang cekcok mulut terus ribut, " Ujar salah seorang petugas Polres Tegal Kota yang mendatangi kejadian perkara pada awak media Selasa malam (30/3/2021).


Saat ini pelaku dalam pengejaran aparat gabungan kepolisian kota dan kabupaten Tegal.


"Meski pelaku belum teridentifikasi, namun berdasarkan pengakuan korban, pelaku pang dari Bandung, " Katanya.


Sementara masuknya korban dibenarkan pihak Rumah Sakit Mitra Siaga melalui Humasnya Sopan yang menyebutkan korban dalam kondisi kritis.


"Iya pak betul, korban saat ini masih di IGD dan kondisinya kritis, " Kata Sopan. Sementara laporan yang diterima menyebutkan terdapat satu luka tusuk pada tubuh korban bagian bawah ketiak sebelah kiri.


"Laporan yang saya terima luka tusuk dibawah ketiak sebelah kiri, " Jelas Sopan.Red/Tim

Lebih baru Lebih lama