JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Sinergitas Antara Lapas Narkotika Kelas II A Tanjungpinang Dengan Satnarkoba Polrestabes Barelang

 


Tanjungpinang, Jendelaindo - Setelah dikabarkan adanya kaitan keterlibatan Napi yang Lapas Narkotika Kelas II A Tanjungpinang, yang berinisial NK dengan oknum Personil Polresta Tanjungpinang yang tertangkap akibat kasus Narkoba di Kota Batam, Senin(22/3) lalu.

Pihak Satnarkoba Polrestabes Barelang Langsung berkoordinasi dengan Lapas Narkotika Kelas II A Tanjungpinang untuk mengamankan NK untuk diproses hukum.

“Pihak lapas kemudian langsung melakukan penggeladahan di dalam ruangan napi. dan degan kerja keras petugas lapas berhasil megamankan handphone,” ungkap Kepala Lapas Narkotika Kelas II A Tanjungpinang, Wahyu Prasetyo kepada awak media, Selasa(23/3) malam.

Untuk NK sendiri, kata Wahyu saat ini tengah menjalani hukuman disiplin akibat dugaan keterlibatan tersebut.

“Pihak lapas selalu mendukung upaya penegakan hukum serta bersinergi bersama Aparat Penegak Hukum lainnya,” tutup kalapas.

(Budi Arf)

Lebih baru Lebih lama