JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Dedy Yon Divaksin Sinovac


Tegal,Jendelaindo
- Setelah beberapa waktu yang lalu belum lolos screening vaksinasi Covid-19, akhirnya Wali Kota Tegal H. Dedy Yon Supriyono mengikuti vaksinasi Sinovac dosis pertama, Rabu (21/4) di Pringgitan Rumah Dinas Wali Kota Tegal setelah dinyatakan lolos screening.

Vaksinasi dilaksanakan oleh petugas dari Puskesmas Tegal Timur yang dipimpin Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal, dr. Sri Primawati Indraswari. 

Tampak Sekda Kota Tegal Johardi, Asisten I Imam Badarudin, Kepala Badan Kepegawaian,  Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Tegal Ilham Prasetyo yang turut mendampingi Wali Kota. 

Sri Primawati Indraswari menjelaskan beberapa waktu lalu Wali Kota belum lolos screening untuk mengikuti vaksinasi. Prima, panggilan akrab Kepala Dinkes Kota Tegal, bersyukur hasil screening Wali Kota dinyatakan sudah layak mengikuti vaksinasi.

“Untuk Wali Kota waktu itu belum layak atau tidak lolos screening  vaksinasi. Jadi sebelum dilakukan vaksinasi harus dilakukan screening dan pada saat itu Wali Kota belum memenuhi syarat untuk dilakukan vaksinasi. Untuk saat ini hasil screeningnya sudah layak,” jelas Prima yang juga menyebut Wali Kota akan mengikuti vaksinasi dosis kedua pada 28 hari mendatang. 

Terkait dengan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kota Tegal, Kepala Dinkes menjelaskan bahwa saat ini di bulan Ramadan, Dinkes Kota Tegal melayani pelaksanaan vaksin di malam hari. Vaksinasi pada malam hari di buka dari hari Senin - Jum’at bertempat di Kantor Dinkes Kota Tegal, dimulai pukul 19.00- 21.00 WIB.   

“Jadi bagi masyarakat Kota Tegal, yang mungkin siang sedang menjalankan ibadah puasa dan tidak sempat melaksanakan vaksinasi, bisa melaksanakan pada malam hari di Dinas Kesehatan Kota Tegal,   mulai pukul 19.00 WIB,” jelas dr. Prima.

Namun demikian, Prima menyampaikan bahwa pelayanan vaksinasi di siang hari masih tetap dilakukan di semua fasilitas pelayanan kesehatan pelaksana vaksinasi yang berjumlah 15 lokasi di Kota Tegal.

Prima menambahkan Kota Tegal sudah dilaksanakan dari tahap ke I untuk tenaga kesehatan , tahap II untuk lansia dan pelayan publik. Data untuk tenaga kesehatan untuk tahap pertama sudah mencapai 103,33 persen dan untuk dosis kedua 97,49 persen. Sedangkan untuk pelayan publik, dosis pertama 87,16 persen dan untuk dosis kedua 74,05 persen, dan untuk lansia, Prima menyebut masih kurang banyak.  “Untuk dosis pertama 25,72 persen dan dosis kedua 19,75 persen,” ungkap Prima.

Red/Tim
Lebih baru Lebih lama