JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Akibat Ledakan Petasan 2 Unit Rumah Hancur


Cilacap,Jendelaindo
- Akibat ledakan petasan seberat 5,5 Kg, 2 (dua) unit rumah warga Dusun Gebangsari RT 05/07 Desa Sidaurip Kecamatan Gandrungmangu, Cilacap hancur dan rusak berat. Kerugian ditaksir mencapai Rp.120 000 000 (Seratus dua puluh juta rupiah), Jumat (30/4/21).

Beruntung dua rumah milik Bani Dohan (29) dan Tasimin (50) tersebut tidak ada penghuninya sehingga tidak mengakibatkan korban jiwa. Kejadian ini oleh warga segera dilaporkan kepada Aparat Kepolisian Polsek dan Koramil 10 Gandrungmangu. 

Mendapat laporan warganya, Sertu Indra Rismanta segera mendatangi lokasi kejadian. Bersama Bhabinkamtibmas, segera mendata kerugian dan melaporkan kejadian tersebut ke Komando Atas. 

"Kejadian ini sudah kami laporkan ke Komando Atas. Kita juga telah berkoordinasi dengan Perangkat desa setempat untuk segera membenahi puing puing bangunan yang hancur akibat ledakan petasan yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB tadi sore," terang Sertu Indra Rismanta.

"Kami pun menghimbau kepada warga terutama anak anak untuk tidak membunyikan petasan terlebih lagi petasan yang besar sehingga kejadian serupa tidak terulang lagi," Imbuhnya.

Sementara itu, kejadian ini masih di telusuri oleh Aparat kepolisian terkait petasan dengan volume yang besar karena hal tersebut bisa berakibat fatal baik secara materil maupun personil karena membahayakan orang disekitarnya. 

Red/Tim
Lebih baru Lebih lama