JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Kunci Jadi Prajurit TNI AD, Persiapan Matang, Kerja Keras, dan Kesungguhan

Putussibau - Untuk menjadi prajurit TNI AD tidak ada biaya, melainkan persiapan fisik, mental dan intelektual yang matang melalui kerja keras, kesungguhan, serta konsisten dalam berlatih dan belajar. 


Demikian disampaikan Komandan Kodim 1206/Psb dalam rilis tertulisnya, Kabupaten Kapuas Hulu.Jumat(2/3/2019). 


Peduli akan generasi muda yang ingin menjadi prajurit TNI, Kodim 1206/Psbmelaksanakan sosialisasi penerimaan prajurit TNI baik Tamtama, Bintara, dan Perwira. 


Diungkapkan oleh Dandim bahwa TNI AD secara serentak telah melaksanakan kampanye kegiatan rekrutmen prajurit Tahun 2021 ke seluruh tanah air. 


“Rekrutmen tidak hanya disampaikan melalui media-media informasi tetapi juga dilakukan dengan sistem jemput bola datang ke sekolah-sekolah,” jelas Dandim. 


“Sistem ini menjadi cara yang efektif dan efisien karena para pelajar dapat berinteraksi secara langsung dengan para prajurit TNI serta mencoba simulasi tes fisik seperti Shit Up, Pull Up, Push Up dan Shuttle Run agar para siswa mempunyai gambaran pada saat nanti mengikuti tes, dan yang akan dihadapi,” imbuhnya. 


Menurut Bambang, Siswa-siswi yang ingin menjadi prajurit TNI harus mempersiapkan diri baik fisik dan mental, sehingga mampu melalui setiap tes yang diikuti untuk menjadi prajurit TNI. 


“Kesemuanya harus dilaksanakan dan harus mendapat standar nilai yang telah ditentukan,” tambahnya. 


Kodim 1206/Psb juga melakukan pengenalan profesi TNI AD melalui pemutaran video kepada siswa-siswi. Dengan demikian, para calon prajurit ini dapat mendapatkan informasi seputar TNI AD secara mendalam dan semakin menumbuhkan motivasi untuk mengabdi kepada Negara. 


“Saya yakin dengan apa yang telah disampaikan, makin membuat para anak muda-mudi lebih siap mengikuti tes, jika ingin mengabdi menjadi prajurit TNI,” ucapnya

Lebih baru Lebih lama