JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

SMA NU Wahid Hasim Kabupaten Tegal Menyerahakan Ijazah Murid yang Belum Lunas

 


Tegal, Jendelaindo - Kepala Sekolah SMA NU Wahid Hasim kabupaten Tegal Ahmad Ali menyerahkan Ijazah kepada orang tua murid yang Ijazahnya belum diambil. Senin (26/07/2021).


Para Wali murid yang didampingi JPKP kota Tegal menghadap kepala sekolah SMA Wahid Hasim untuk mempasilitasi agar ijazah atas nama Dian Sapitri warga miskin dan anak yatim yang belum diambil karena adanya tunggakan pembayaran SPP.


Kedatangan tim dari JPKP bersama orang tua wali ke sekolah disambut baik oleh pihak Kepala sekolah Ahamad Ali.


Ahmad Ali mengatakan "Kepada seluruh wali murid yang merasa belum mengambil ijazah anaknya silahakan datangsaja ke sekolah agar kami bisa membantu". Ujar Ali.


"Ali mengatakan dan mengaku sedikit kecewa dengan siswa yang hanya sedikit yang bisa masuk sekolah swasta. Beda dengan yang mendaftar ke sekolah yang statusnya Negeri." Ucap Ali.


Sekarang yang masuk ke SMA Wahid Hasim hanya 9 Siswa/wi, Untuk upaya dan usaha sudah ki.lakukan agar banyak siswa/wi yang bisa menjadi anak didik di sekolah kami. Pungkas Ali.


Menurut Andre dan Imam dari JPKP

Menyarankan "Agar supaya semua kepala sekolah swasta yang mengalami kekurangan murid sebaiknya didiskusikan bersama agar bisa menghasilkan sebuah solusi yang baik untuk kemajuan semua sekolah swasta yang ada di kota Tegal. Ucapnya. (Teguh Fitriyanto).

Lebih baru Lebih lama