JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

PPKM Level 4 Diperpanjang, Tiga Pilar Kota Tegal Gencarkan Patroli Pendisiplinan Protokol Kesehatan

Tegal,Jendelaindo - Sejumlah pedagang kaki lima dan lesehan yang mangkal di sepanjang jalan protokol Kota Tegal, Selasa (17/08/2021) malam ditertibkan petugas gabungan Tiga Pilar di Kota Tegal.

Kapolres Tegal Kota AKBP Rahmad Hidayat,S.S mengatakan pemantauan dan penertiban kegiatan masyarakat dilakukan secara terpadu dengan melibatkan unsur TNI dan Pemerintah Kota Tegal.

Dikatakan bagi masyarakat maupun pelaku usaha yang masih beraktifitas diatas pukul 20.00 Wib, diminta untuk segera menghentikan kegiatannya.

“Malam ini kita lakukan pemantauan dan menghimbau agar masyarakat yang masih beraktifitas diatas jam 20.00 Wib. Segera menghentikan kegiatannya,” ujar AKBP Rahmad Hidayat.

Kapolres pun berharap masyarakat dapat memahami bahwa penyebaran kasus Covid-19 di Kota Tegal hingga saat ini masih cukup tinggi. 

“Oleh karenanya tidak perlu terus di woro-woro, masyarakat harus sadar upaya ini untuk memutus mata rantai penyebarannya,” tuturnya.

Ditegaskan pula bahwa, lanjut Kapolres hal ini merujuk pada Instruksi Mendagri maupun himbauan dan surat edaran Walikota Tegal Nomor 443/046 tentang perpanjangan PPKM Level 4 di Kota Tegal.

Warung Makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya diperbolehkan buka dengan menerapkan Protkes yang ketat hingga pukul 20.00 Wib, dengan maksimal pengunjung makan ditempat tiga orang dan waktu maksimal 30 menit,” tegasnya.

Red/Sholeh
Lebih baru Lebih lama