JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Pulang Beli Nasi Uduk, Motor N-Max Milik Warga Kebon Jeruk Digasak Maling

 

JAKARTA, Jendelaindo – Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di Jalan Sasak 2 No.19 RT 04/02, Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakarta Barat . Satu motor Yamaha N-max milik korban bernama Rifki berhasil dibawa kabur pelaku.

Aksi pencurian itu terekam melalui video CCTV yang beredar di media sosial. Kejadian itu terjadi pada Rabu (4/8/2021). Dalam rekaman berdurasi 52 detik itu, terlihat pelaku berjumlah dua orang.
Korban pencurian, Rifki (41) mengatakan, saat tengah pulang dari masjid usai melaksanakan ibadah salat subuh. Sebelum pulang, Rifki sempat mampir di sebuah warung makan membeli nasi uduk untuk istrinya.

“Motor saya taruh di teras dengan kunci stang dan pengaman Nmax di lubang kunci,” kata Rifki saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (7/8/2021).

Sebagai pelengkap ikhtiar agar kendaraannya tidak dimaling, ia turunkan gerendel pagarnya ke bawah. Hal itu dilakukan agar bila ada seseorang yang ingin masuk, kesulitan membuka pintu pagarnya.

“Saya masuk ke rumah sekitar 05.30 WIB dan meletakkan dompet di dalam jok motor yang berisi STNK, SIM A & C, Kartu ATM BPJS dan lain-lain,” tuturnya.

Sayang, selang satu jam saat Rifki hendak keluar rumah dengan adik iparnya, motornya sudah tidak ada. Pelaku, lanjut Rifki, hanya mencuri motor miliknya meski di teras rumahnya juga terdapat motor milik adik iparnya.

Masih kata Rifki, kedua pelaku mengunci pagar rumahnya dengan mengganti seikat tali sepatu. “Kejadian maling masuk sekitar jam 06.00-06.30 berdasarkan CCTV tetangga,” pungkasnya.

Kekinian, dia sudah melaporkan kejadian pencurian itu ke Polsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Rifki berharap motornya segera kembali dan pelaku dapat ditangkap dan dihukum.
(Hms/Redaksi)
Lebih baru Lebih lama