JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

379 PNS Naik Pangkat, Sekda: Perkuat Kepercayaan Publik

Tegal,Jendelaindo – Komunikasi efektif menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah dan implementasi kebijakannya, termasuk penanganan pandemi Covid-19 yang memerlukan dukungan dan respon positif dari masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Widodo Joko Mulyono saat secara simbolis menyerahkan surat keputusan (SK) kenaikan pangkat periode 1 Oktober 2021 kepada 379 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab Tegal golongan IV, III dan II di Pendopo Amangkurat, Rabu (08/09/2021) pagi.

Di hadapan 30 orang perwakilan PNS yang hadir, Joko mengatakan, perkembangan teknologi informasi telah mendisrupsi banyak sektor kehidupan. Sehingga perubahan cepat yang terjadi di masyarakat pun harus diikuti dengan perubahan ritme kerja yang dinamis dan adaptif serta komunikasi yang efektif.

“Momentum (kenaikan pangkat) ini hendaknya tidak disikapi sebatas seremonial semata, biasa-biasa saja, karena perubahan yang terjadi di luaran sana sudah luar biasa,” ujarnya.

Era keterbukaan informasi dan media sosial menurut Joko harus bisa membuka wawasan pegawainya lebih luas lagi. Dimana menanggalkan kebiasaan lama dan secepatnya menyesuaikan diri dengan menerapkan pola komunikasi efektif akan membantu memperkuat kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.

“Memanfaatkan era masyarakat informasi ini untuk membangun narasi baik, berbicara baik, memposting yang baik-baik dan menyemangati agar terbangun persepsi positif pemerintahan ini di mata publik,” kata Joko.

Adapun penggunaan aplikasi teknologi informasi kini tidak lagi berfungsi sebagai alat bantu, tetapi sudah menjadi bagian dari budaya kerja. Hal tersebut tentunya juga harus diimbangi dengan penguatan integritas, sikap antidiskriminasi di bidang pelayanan yang terbebas dari praktik pungli, korupsi dan nepotisme.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Tegal Mujahidin melaporkan jumlah kenaikan pangkat yang diusulkan pihaknya mencapai 1.111 orang pegawai. Namun baru 699 orang yang baru direalisasi, dimana 379 orang diantaranya telah mendapatkan nota persetujuan kenaikan pangkat dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan mendapatkan SK-nya hari ini.

“Dari jumlah yang terrelisasi pada tahap satu ini, sebanyak 379 orang pegawai telah resmi ditetapkan surat keputusannya. Sedangkan untuk tahap dua nanti ada 320 orang pegawai yang telah ditetapkan pertimbangan teknisnya oleh BKN dan saat ini masih dalam proses penetapan SK-nya,” ujar Mujahidin. 

Red/Sholeh
Lebih baru Lebih lama