JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Kapolda Jateng Apresiasi Pembentukan Satgas Covid-19 Pelajar Kabupaten Tegal

Tegal,Jendelaindo– Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi mengapresiasi dibentuknya Satgas Covid-19 Pelajar se-Kabupaten Tegal. Apresiasi tersebut disampaikan Luthfi saat meluncuran Satgas Covid-19 Pelajar se-Kabupaten Tegal dan mobil masker di SMA Negeri 2 Slawi, Senin (11/10/2021) pagi.

Menurut Luthfi, gerakan ini merupakan inovasi dan terobosan di tengah pandemi Covid-19. Bahkan, dirinya juga menyebut gerakan Satgas pelajar dan mobil masker tersebut baru yang pertama kali dilaksanakan di Provinsi Jawa Tengah, di Indonesia.

“Terimakasih kepada jajaran Forkopimda Kabupaten Tegal karena telah menggagas gerakan ini, terutama Kapolres Tegal. Ini merupakan gerakan yang pertama kali dilaksanakan di provinsi bahkan di Indonesia. Semoga dengan adanya Satgas Covid-19 Pelajar ini dapat menangani dan membantu mengatasi Covid-19,” katanya.

Dibentuknya Satgas Covid-19 Pelajar ini, menurut Luthfi, merupakan bentuk sinergitas antara pelajar satu dengan lainnya, sekaligus membantu keberlangsungan pembelajaran tatap muka (PTM).

“Harapannya adik-adik pelajar yang sudah ditunjuk sebagai tim Satgas Covid-19 Pelajar di sekolah juga bisa mengingatkan protokol kesehatan di lingkungan keluarga sehingga kita bisa bersama-sama mencegah penyebaran Covid-19,” pesannya.

Sebelumnya, Bupati Tegal Umi Azizah juga menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang telah terlibat dan memfasilitasi pembentukan Satgas Covid-19 Pelajar tersebut. Menurutnya, hadirnya Satgas pelajar ini merupakan bagian dari pelaksanaan pedoman pembelajaran tatap muka terbatas.

Umi pun berharap, setelah pembentukan Satgas pelajar perlu disertai proses monitoring untuk menjamin pelaksanaan protokol kesehatan di lingkungan sekolah seperti penggunaan alat pendeteksi suhu tubuh, pengaturan jarak antar kursi siswa 1,5 meter, ketersediaan sarana cuci tangan, vaksinasi pada guru dan siswa hingga pelaksanaan kurikulum campuran atau hybrid serta strategi kampanye protokol kesehatan yang tetap harus dijalankan.

Di sini, Umi berharap setiap sekolah dapat mengoptimalkan peran Satgas Covid-19 Pelajar. Karena menurutnya, Satgas inilah yang akan turut memantau dan mengawasi pembelajaran tatap muka di sekolah.

“Kiranya kita juga perlu dukungan dari orang tua siswa, supaya peserta didik bisa lebih disiplin menjalankan protokol kesehatan ketika berangkat dan pulang sekolah,” imbuhnya.

Selain itu, pada kesempatan yang sama juga berlangsung vaksinasi Covid-19 massal yang diikuti pelajar SMA Negeri 2 Slawi yang belum divaksin. 

Red/Sholeh
Lebih baru Lebih lama