JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

26 Anak Yatim Piatu Terdampak Covid-19 Terima Bantuan Program ATENSI

Tegal,Jendelaindo - Sebanyak 26 anak yatim piatu yang orang tuanya meninggal akibat terpapar Covid-19 menerima bantuan dari Program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Kementerian Sosial melalui Dinas Sosial Kota Tegal. 

Bantuan tersebut diserahkan Wali Kota Tegal secara simbolis dan didampingi Kepala UPT Balai Besar Rehabilitasi Sosial Disabilitas Intelektual Kementerian Sosial  "Kartini" Temanggung, Rahmat Koesnadi, Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Tegal Johardi dan Kepala Dinas Sosial Kota Tegal Bajari, di Pringgitan Kantor  Wali Kota Tegal Komplek Balai Kota Tegal, Selasa (16/11/2021).

Selain bantuan untuk anak yatim piatu, Program ATENSI juga memberikan Bantuan Penunjang Kebutuhan Anak Terlantar dalam Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) kepada tiga LKSA. Antara lain LKSA Muhammadiyah, LKSA Aisyiah, LKSA Santo Aji, yang masing-masing LKSA menerima bantuan untuk 15 anak.

Selain itu ATENSI juga memberikan alat bantu bagi disabilitas yang diserahkan kepada anggota disabilitas Tegal Bahari. Termasuk pemberian ATENSI bagi lanjut usia terlantar untuk 20 lansia serta ATENSI alat peraga edukasi sebanyak lima paket.

Wali Kota Tegal menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia atas perhatian kepada anak-anak terdampak Covid-19 di Kota Tegal.

“Saya atas nama Pemerintah Kota Tegal menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden Republik Indonesia dan Menteri Sosial, karena Kota Tegal turut mendapatkan bantuan dari program ATENSI tersebut,” ujar Wali Kota Tegal.

Dedy Yon menyampaikan bahwa dampak dari pandemi covid-19 dirasakan oleh hampir seluruh lapisan masyarakat. Termasuk di dalamnya adalah anak-anak yatim yang ditinggal orang tuannya meninggal akibat Covid 19. Mereka yang masih berada di usia kanak-kanak tentu sangat terpukul dan merasa kesulitan. Oleh karenanya pemerintah mencanangkan program ATENSI yang bertujuan untuk membantu kesulitan-kesulitan mereka.

Dedy Yon berharap semua bantuan yang disalurkan melalui program ini dapat membantu para penyandang disabilitas untuk beraktifitas dengan lebih baik. Dan kepada para penerima bantuan, Ia juga berpesan agar semua bantuan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai dipindahtangankan dengan alasan apapun. 

“Hargailah niat baik pemerintah yang ingin meringankan beban anda semua. Karena sesungguhnya semua yang dilakukan oleh Pemerintah adalah untuk kebaikan masyarakat semua,” pungkas Wali Kota Tegal.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala UPT Balai Besar Rehabilitasi Sosial Disabilitas Intelektual Kementerian Sosial  "Kartini" Temanggung, Rahmat Koesnadi menyampaikan bahwa ATENSI merupakan layanan rehabilitasi sosial yang menggunakan pendekatan berbasis keluarga, komunitas, dan/atau residensial melalui kegiatan dukungan pemenuhan hidup layak, perawatan sosial dan/atau pengasuhan anak, dukungan keluarga, terapi fisik, terapi psikososial, terapi mental spiritual, pelatihan vokasional, pembinaan kewirausahaan, bantuan dan asistensi sosial serta dukungan aksesibilitas.

Rahmat menjelaskan bahwa UPT Kementerian Sosial RI sebagai pusat rujukan permasalahan sosial, Kota Tegal masuk dalam jangkauan wilayah kerja pelayaan UPT Balai Besar Rehabilitasi Sosial Disabilitas Intelektual “Kartini” di Temanggung 
Saat ini, kata Rahmat Koesnadi, total bantuan ATENSI Balai Besar Kartini Temanggung untuk masyarakat di Kota Tegal  yang diserahkan sebesar Rp. 96.100.000, yang terdiri dari bantuan untuk anak yatim piatu jumlah 26 orang selama dua bulan sejumlah Rp. 12.200.000 yang disalurkan melalui Bank Mandiri sebanyak 16 anak dan Bank Syariah sebanyak 10 anak. Bantuan ATENSI berupa Alat Bantu sejumlah Rp. 50.650.000 dan Bantuan ATENSI untuk 4 LKS, sejumlah Rp. 33.250.000.

Rahmat Koesnadi berharap program ATENSI ini bisa terus berkelanjutan dan memberikan semakin banyak manfaat, serta para penerima manfaat pun kondisinya bertambah baik setelah menerima bantuan ini.

“Semoga program ATENSI ini bisa terus berkelanjutan dan memberikan semakin banyak manfaat, serta para penerima manfaat pun kondisinya bertambah baik setelah menerima bantuan ini,” harap Rahmat Koesnadi. 

Red/Sholeh

Lebih baru Lebih lama