HEADLINE ➤ JENDELAINDO NEWS UPDATE ➤ Rugikan Negara Rp.22,7 Triliun, Mantan Dirut Asabri Divonis Hukuman 20 Tahun Penjara ➤ BKPK Gelar OTT, Dikabarkan Wali Kota Bekasi Diamankan ➤ Hebat, Awali Tahun 2022 Polres Tegal Ungkap Kasus Narkoba Jenis Sabu ➤ Terbakar Api Cemburu, Suami Tega Bacok Leher Istri Saat Tidur Hingga Tewas ➤ Wau! Ladang Ganja Seluas 16 Hektar ini Berhasil Dimusnahkan ➤ Batal Dihapus, Presiden Jokowi Instruksikan BBM Premium Disalurkan di Seluruh Indonesia ➤ Bahar Smith Ditahan Atas Dugaan Penyebaran Berita Bohong ➤ Ajak Anak SD Nonton Film Porno, Pria ini Diduga Mencabuli Sebanyak 2 Kali ➤ Kejaksaan Tinggi Banten, Pecat Jaksa Nakal Yang Diduga Memeras Terdakwa ➤ Presiden Joko Widodo : 136 Kasus Varian Omicron, Perketat Pintu Masuk Kedatangan dan Karantina ➤ 14 Kepala Pukesmas Kembalikan Dana Dugaan Korupsi Covid-19 ➤ Artis Yang Diduga Terlibat Kasus Prostitusi Online Bukan Hanya CA ➤ Perokok Wajib Simak : Ini Dia Daftar Kenaikan Harga Rokok Tahun 2022 ➤ Wau! Artis ini Bandrol Tarif Sekali Kencan Sebesar 30 Juta ➤ Terjaring OTT, Satlantas Polresta Ambon ini Dinonaktifkan ➤ www.jendelaindo.com - informasi akurat terpercaya

Awal Pelaksanaan Vaksinasi Booster, Pemkot Tegal Gunakan Pfizer

Tegal,Jendelaindo – Pemerintah Kota Tegal bergerak cepat untuk menindaklanjuti instruksi Pemerintah Pusat agar melaksanakan vaksinasi booster. Pemkot Tegal mengajukan permohonan 20.000 dosis vaksin Pfizer ke Dinas Kesehatan Provonsi Jawa Tengah untuk awal pelaksanaan vaksinasi booster.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono, ditemui sesaat usai memimpin Rapat Evaluasi Pelaksanaan Vaksinasi di Ruang Deviacita Polres Tegal Kota, Kamis (13/1/2022).

Pemerintah Kota Tegal memprioritaskan pelaksanaan vaksinasi booster dilaksanakan kepada lansia. Untuk Kota Tegal usia lansia mulai dari 60 tahun sampai dengan usia 102 tahun dengan jumlah mencapai sekitar 23.000 orang.

Dedy Yon menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Tegal terus menerus melakukan percepatan vaksinasi, dengan percepatan tersebut Kota Tegal sudah memenuhi syarat melaksanakan vaksinasi booster. 

Ia menambahkan bahwa daerah-daerah yang diperbolehkan melaksanakan vaksinasi booster adalah daerah yang capaian dosis pertama minimal 70% dan dosis ke dua minimal 60% dan interval waktu dari vaksinasi dosis ke 2 minimal 6 bulan 1 hari.

Senada dengan Wali Kota Tegal,, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, dr. Sri Primawati Indraswari menyampaikan bahwa pihaknya sedang mengajukan permohonan untuk vaksin booster ke Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah merek Pfizer sejumlah 20.000 dosis.
"Jika besok vaksin sudah datang maka kita akan segera memulai vaksinasi booster,” ungkap Prima.

Prima menyampaikan untuk penyimpanan vaksin Pfizer harus berada di suhu minus 20 derajat Celcius, Dinkes sudah menyiapkan tempat penyimpanannya dan vaksin tersebut harus segera dihabiskan.

Ia menjelaskan, untuk vaksin primer Sinovac atau vaksin dosis pertama dan kedua Sinovac akan diberikan vaksin booster setengah dosis Pfizer atau AstraZeneca. Untuk vaksin primer AstraZeneca atau vaksin dosis pertama dan kedua AstraZeneca akan diberikan vaksin booster setengah dosis Moderna.

Red/Sholeh
Previous Post Next Post