HEADLINE ➤ JENDELAINDO NEWS UPDATE ➤ Rugikan Negara Rp.22,7 Triliun, Mantan Dirut Asabri Divonis Hukuman 20 Tahun Penjara ➤ BKPK Gelar OTT, Dikabarkan Wali Kota Bekasi Diamankan ➤ Hebat, Awali Tahun 2022 Polres Tegal Ungkap Kasus Narkoba Jenis Sabu ➤ Terbakar Api Cemburu, Suami Tega Bacok Leher Istri Saat Tidur Hingga Tewas ➤ Wau! Ladang Ganja Seluas 16 Hektar ini Berhasil Dimusnahkan ➤ Batal Dihapus, Presiden Jokowi Instruksikan BBM Premium Disalurkan di Seluruh Indonesia ➤ Bahar Smith Ditahan Atas Dugaan Penyebaran Berita Bohong ➤ Ajak Anak SD Nonton Film Porno, Pria ini Diduga Mencabuli Sebanyak 2 Kali ➤ Kejaksaan Tinggi Banten, Pecat Jaksa Nakal Yang Diduga Memeras Terdakwa ➤ Presiden Joko Widodo : 136 Kasus Varian Omicron, Perketat Pintu Masuk Kedatangan dan Karantina ➤ 14 Kepala Pukesmas Kembalikan Dana Dugaan Korupsi Covid-19 ➤ Artis Yang Diduga Terlibat Kasus Prostitusi Online Bukan Hanya CA ➤ Perokok Wajib Simak : Ini Dia Daftar Kenaikan Harga Rokok Tahun 2022 ➤ Wau! Artis ini Bandrol Tarif Sekali Kencan Sebesar 30 Juta ➤ Terjaring OTT, Satlantas Polresta Ambon ini Dinonaktifkan ➤ www.jendelaindo.com - informasi akurat terpercaya

Nekat Loncat Dari Motor, Korban Penculikan Berhasil Meloloskan Diri


Tangerang, Jendelaindo - Percobaan penculikan anak terjadi di Tangerang Selatan (Tangsel), Korban berhasil lolos setelah nekat meloncat dari atas sepeda motor yang dikemudikan pelaku.


Penculikan itu terjadi pada Minggu tanggal 2 Januari 2022 sore di Perumahan Kreasi Pamulang Indah, Bakti Jaya, Setu. Saat kejadian, korban sedang bermain bersama kawan sebayanya.


Pelaku berinisial DFR (22) yang mengendarai sepeda motor datang menghampiri korban, Dia pun berpura-pura menanyakan alamat sambil menceritakan tak bisa mengoperasikan aplikasi google maps.


korban yang dipaksa naik ke atas motor lalu dibawa melaju kencang ke daerah Bogor melalui Gunung Sindur. Di tengah perjalanan, pelaku sempat meraba-raba bagian tubuh korban yang tengah ketakutan.


"Bukan alat kelamin tapi mungkin sekitar paha atau kaki di daerah lutut," kata Kapolres Tangsel, AKBP Sarly Sollu, Sabtu (15/1/22).


Mendapat perlakuan itu, korban mencari kesempatan untuk melarikan diri dari pelaku. Begitu sampai di daerah Pabuaran, Bogor, korban nekat meloncat dari atas sepeda motor.


Di sana kebetulan sedang ramai warga yang melihat pertandingan sepak bola.


"Bertepatan di lapangan bola yang sedang ada aktivitas bermain bola, korban melarikan diri dengan cara melompat kemudian berteriak minta tolong, sehingga pelaku ini melarikan diri dari lapangan tersebut," ujarnya.


Dari penyelidikan polisi, tidak ditemukan adanya penggunaan senjata tajam dalam penculikan itu. Pelaku hanya mengiming-imingi korban dengan upah yang disertai pula pengancaman agar menuruti kemauan pelaku.


"Tidak ditemukan adanya senjata tajam ataupun benda-benda lain yang akan digunakan untuk pengancaman," tuturnya.


Laporan : Anton

Editor : Arief Ferdianto

Previous Post Next Post