BREAKING NEWS Akibat 25 Sapi Positif PMK, Pemkab Magetan Kini Lockdown 2 Kecamatan ➤ Pukesmas Plaosa Tak Izinkan Gunakan Ambulan, Pasien Malah Disuruh Berbohong ➤ Akibat Larang Wartawan Untuk Meliput, Ketua MOI Magetan Layangkan Somasi ➤ Ratusan Warga Wadasmalang Kebumen, Gelar Aksi Demo Terkait Dugaan Korupsi ➤ Lambat Terima Suplay BBM Dari PERTAMINA, Keberakatan Cantika 77 Molor Sehari ➤ Keterbatasan Listrik di Kasonaweja Berasalan Dana? ➤ PBG Dan Status Lahan Pembangunan Balai Desa Wanasari Patut Di Pertanyakan ➤ Waspada Awal Musim Kemarau, 5 Hektar Lahan di Kalteng Kebakaran ➤ Master Limbad Hadiri Acara Silaturahmi di Pemkot Tegal ➤ Usai Lebaran, Jasa Pijat Urut Laris Bockingan ➤ Banjir di Kabupaten Poso Telah Surut, Warga Diimbau Tetap Waspada ➤ Banjir Landa Tiga Kecamatan Di Purwakarta, Akses Jalan Pemukiman Warga Alami Kerusakan ➤ Kpk Tetapkan Bupati Bogor "ADE YASIN Atas Dugaan Korupsi ➤ Wow! 3 Pasangan Mesum di Kota Tegal Terjaring Satpol PP ➤ Pemkot Tegal Serahkan Bantuan Keuangan Partai Politik Tahun Anggaran 2022 ➤ Tempat Hiburan Malam di Kota Tegal Diimbau Tutup Sementara ➤ Sastrawati Kawakan Asal Tegal, "Diah Setyowati Turut Semarakan Acara Bhaksos Jendelaindo ➤ Media Jendelaindo Giat Sinergitas Kepedulian dan Berbagi Takjil Gratis di Bulan Ramadhan ➤www.jendelaindo.com - informasi akurat terpercaya

Wali Kota Tegal Terima LHP BPK Terkait Penanganan Sampah

Tegal,Jendelaindo - Wali Kota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono menerima secara langsung Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Badan Pemeriksa Keungan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Jawa Tengah,  dalam acara Penyerahan LHP Kinerja atas upaya Pemerintah Daerah dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga (SRT) dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga (SSSRT) serta kinerja atas Pengembangan Pemasaran Destinasi Pariwisata, Rabu (5/1/2022) di Auditorium Badan Pemeriksa Keuangan RI, Perwakilan Provinsi Jawa Tengah.

Kota Tegal menerima LHP bersama tiga Pemerintah Kabupatan/Kota se-Jawa Tengah yaitu Pemerintah Kota Magelang, Kabupaten Magelang, dan Kabupaten Sukoharjo. 

Wali Kota menerima LHP bersama Ketua DPRD Kota Tegal, Kusnendro dan didampinggi Sekretaris Daerah Kota Tegal Johardi.

Kepala Sub Auditorat Jateng II, Argo Waskito dalam sambutannya menyampaikan bahwa audit yang dilakukan BPK terkait dengan pengelolaan sampah untuk mendorong pengolahan yang dilakukan oleh masyarakat yang berfokus kepada proses _recycle_ pada unit pengelolaan sampah di masyarakat.

“Pemeriksaan pengolahan pertambahan yang pertama upaya pemerintah daerah dalam rangka mendorong pengolahan yang dilakukan oleh masyarakat yang berfokus kepada proses recycle pada unit pengelolaan sampah di masyarakat,” ucap Argo Waskito.

Saat memberikan sambutannya Argo Waskito, menyampaikan beberapa poin rekomendasi yang perlu dilaksanakan oleh pemerintah daerah. Antara lain membuat perencanaan pengembangan jumlah peningkatan kapasitas unit pengelola sampah, terutama bank sampah di masyarakat secara sistematis, dengan target program serta kegiatan dengan _output_ yang jelas dan terukur sesuai kebutuhan dan potensi yang ada.

Selain itu, membuat panduan tentang pemeliharaan sampah yg mendefinisikan dengan jelas pemisahan dan pengelompokkan sampah serta mengadakan sosialisasi dan mengedukasi kepada masyarakat tentang panduan tersebut, menetapkan rencana pengelolaan sampah pada fasilitas pengolahan yang diturunkan dalam target kinerja masing masing di fasilitas pengolahan sampah  secara spesifik kemudian mengevaluasi dan memenuhi jumlah atau kapasitas fasilitas pengolahan sampah serta mengaktifkan atau mengoptimalkan kembali proses pengolahan sampah pada TPS.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tegal Resti Drijo Prihanto dalam kesempatan tersebut menyampaikan Kota Tegal merupakan salah satu kota yang terpilih oleh BPK untuk melakukan pengelolaan sampah dengan baik dengan melakukan audit pengelolaan sampah.

Menurut Resti, selama ini pengelolahan sampah dianggap sebagai masalah dan dengan adanya audit yang dilakukan oleh BPK ini diharapkan pengelolaan sampah akan menjadi sesuatu yang membawa berkah di masyaraka terutama sampah.

Resti berharap ada sinergi antara DLH dengan OPD terkait pengelolaan sampah. Resti mencontohkan perlunya kerjasama dengan Dinas Koperasi UKM Perdagangan Kota Tegal terkait penanganan sampah di pasar-pasar.

“Selama ini kan hanya Dinas Lingkungan Hidup saja yang menangani, harapannya nantinya baik Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait maupun masyarakat diharapkan ikut bersama-sama untuk bisa melakukan pengelolaan sampah dengan baik ditingkat rumah tangga," harap Resti.

Resti juga berharap masyarakat Kota Tegal dapat memperbaiki perilaku dalam pemilahan sampah di tingkat rumah tangga, perlu sinergitas antara DLH dengan OPD terkait di Lingkungan Pemkot Tegal serta masyarakat untuk pengelolaan sampah yang lebih baik lagi.

Red/Sholeh
Lebih baru Lebih lama