Jumadi: Deru Motor Bangkitkan Kita Menuju Jalan Allah


Tegal, Jendelaindo– Deru motor dari para Biker Subuhan di waktu subuh, diharapkan menjadi pembangkit untuk semua bersama-sama menuju jalan Allah. Yakni sholat subuh berjamaah karena saat waktu subuh, merupakan waktu yang sulit untuk bangun dari tidur. 

“Yang sulit ini pada saat waktu subuh. Rasa-rasanya angel nemen kon tangi (Rasanya sulit sekali untuk bangun, red). Tapi mudah-mudahan dengan deru motor itu, membangkitkan kita untuk sama-sama menuju jalan Allah. Saya mengingatkan diri saya sendiri, kelurga, kita semua untuk sama-sama saling mengingatkan untuk tetap semangat jangan kasih kendor,” ungkap Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi, S.T., M.M., saat acara Subuhan Merah Putih bersama Al-Habib Muhammad Bin Musthofa Al-Attas dan Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi, S.T., M.M., di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Tegal, Minggu (23/08/2020). 

Acara sholat subuh berjamaah yang diselenggarakan oleh Bikers Subuhan Tegal yang ke19 bersama Rumah Yatim Santoaji dalam rangka tasyakuran HUT ke-75 Republik Indonesia, Tasyakuran Milad ke-2 Biker Subuhan dengan pemotongan tumpeng, Syukuran Baru 1 Muharram 1442 H dan  Khataman Al-Quran. Selain itu ada penyerahan santunan kepada puluhan anak yatim piatu Rumah Yatim Santoaji oleh Wakil Wali Kota Tegal beserta istri, Dyah Probondari. 

Hadir dalam kesempatan itu Camat Tegal Timur Zaenal Ali Mukti, dan anggota komunitas Bikers Subuhan Tegal Raya, Bikers Subuhan Cirebon dan club-club motor di Kota Tegal. 

Disebutkan Jumadi, bikers Subuhan dengan dirinya juga sama-sama memiliki hobi yang sama, yakni naik motor. “Kemarin dengan Pak Wali semua ini, baru pulang, sama juga bikers juga. Insya Allah kebersamaan-kebersamaan di jalan itu, akan terus dilakukan dilanjutkan bersama-sama di jalan Allah,” ungkap Jumadi. 

Jumadi juga menyatakan selaku pribadi maupun sebagai Wakil Wali Kota bangga, andaikan seluruh masyarakat Kota Tegal, subuhannya minimal saat acara Subuhan Merah Putih di masjid masing-masing. 
“Andaikan seperti itu kan berarti kita sudah menuju kemenangan yang hakiki. Karena di Masjid terutama subuhnya itulah awal kunci keberhasilan umat Islam di semua hal. Bukan semata-mata di jalan Allah untuk akherat saja, tapi insya Allah dunianya pasti akan mengikuti,” tutur Jumadi. 

Dikatakannya, kuncinya umat Islam bangkit adalah di sholat subuhnya. “Kunci keberhasilan umat islam ada di sholat subuhnya, bukan sholat Jumatnya. Kalau Jumat pasti penuh. Tapi andaikan sholat subuhnya juga penuh, Insya Allah itulah titik awal kebangkitan Islam,” kata Jumadi.
Jumadi berharap dan mengajak semua biker subuhan untuk mengajak siapapun untuk bersama-sama sholat subuh berjamaah. 

“Ajaklah temennya, keluarganya dan siapapun untuk bersama-sama sholat subuh berjamaah. Nanti Insya Allah duhurnya, asharnya, maghribnya dan isya-nya otomatis mudah,” kata Jumadi yang juga berupaya mengingatkan diri saya sendiri, kelurga, agar semuanya sama-sama saling mengingatkan untuk tetap semangat jangan kasih kendor berjamaah sholat subuh. 

“Saya baru ngerti kalau Biker Subuhan jangan kasih kendor. Berkali-kali saya ngomong juga seperti itu. Di dalam menghadapi pandemi ini, saya berkali-kali mengingatkan untuk jaga jarak, pakai masker, cuci tangan, terakhirnya juga sama itu. Jangan kasih kendor. Insya Allah kalau kita terus semangat seperti ini, Corona akan cepat hilang dari bumi Indonesia terutama dri Kota Tegal yang kita cintai. Tidak ada cara lain, kecuali kita berdoa-berdoa dan berdoa,” katanya optimis yang disambut amin oleh para bikers subuhan. 

Biker Subuhan Indonesia lahir pada bulan Februari 2017 di Kota Bandar Lampung, sementara di Kota Tegal Bikers Subuhan lahir pada 12 Agustus 2018. Sebagai kumpulan anak-anak hijrah, dengan berbagai . aktivitas dan kalimat yang memberi semangat. Seperti dari masjid kami menjaga NKRI, tidak banyak yang diperjuangkan kecuali memakmurkan masjid. “Itulah cara kami untuk menjaga NKRI. Dan ada satu jari telunjuk kami yang menunjukkan kami satu hobi. Hobi kami adalah biker motor, kami mainannya di jalanan. Makanya dari jalan raya menuju jalan Allah ta’ala,” ungkap Ketua Pelaksana Biker Subuhan Tegal, M. Taufik. 

Dikatakannya, Bikers Subuhan Tegal selalu berupaya mengajak semua untuk melunasi hutang leasing dosa, hijrah dan yang belum ikut subuhan berjamaah. 

Sementara itu dalam tausiahnya, Habib Muhammad mengatakan agar umat tidak boleh menyepelekan hal-hal kecil dan pahala kecil. Karena manusia tidak tahu dimana ridho Allah SWT. Kalau ada ridho Allah maka dia akan mendapat kebahagiannya. 

“Kumpul sebelum subuh, sholat subuh berjamaah dan acara-acara lain dan ditutup dengan maido khasanah. Semua ini yang kita buat adalah amal yang besar. Karena siapa yang sholat subuh berjamaah kemudian duduk berdzikir kepada Allah SWT sampai matahari terbit waktu isro'. Kemudian sholat sunah dua rakaat atau ulama lain ada yang mengartikannya sholat dhuha. Kata rosululah maka pahalanya dicatata seperti pahala haji dan umroh. Sempurna, sempurna, sempurna,” kata Habib Muhammad. 

Red/Jendelaindo
Lebih baru Lebih lama