Polres Mabar Gelar Simulasi Pengendalian Unjuk Rasa Jelang Pilkada

Labuanbajo NTT, Jendelaindo - Polres Manggarai Barat sebagai salah satu lembaga tinggi penegak hukum,yang menjadi garda terdepan dalam pengamanan Pilkada 9 Desember mendatang.Gelar simulasi pengendalian unjuk krasa.

Simulasi yang digelar pada Jumat (28/8/20), diikuti oleh Personil Satuan Samapta Polres Manggarai Barat. Latihan Dalmas ini dilakukan, guna mengantisipasi segala kemungkinan kerawanan yang terjadi dalam Pilkada nantinya.Lebih dari 110 personil Satuan Samapta melakukan latihan simulasi pengendalian massa di Mapolres Manggarai Barat.

Dalam simulasi ini, personil dibagi dalam dua kelompok, dimana satu kelompok adalah petugas keamanan dan satu kelompok adalah massa simpatisan pendukung salah satu pasangan calon,yang melakukan aksi unjuk rasa.

Kapolres Manggarai Barat AKBP Bambang Hari Wibowo, S.I.K., M.Si. melalui Kabag Ops AKP Roberth M. Bolle, S.Psi. didampingi Kasat Samapta Iptu Markus Malik, menyampaikan Kegiatan ini merupakan suatu bentuk Latihan Dalmas, dan sengaja dilakukan simulasi seakan–akan unjuk rasa terjadi secara nyata.

Sehingga nantinya,lanjut Kabag Ops, apabila terjadi hal yang tak diinginkan selama masa Pilkada, maka para personil sudah paham dengan protap yang ada dan siap melakukan pengamanan.

“Semua dilakukan untuk persiapan Pemilukada di Kabupaten Manggarai Barat. Apabila ada aksi unjuk rasa, segera bisa dilakukan pengamanan. Walaupun kita berharap nantinya tidak terjadi aksi, namun setidaknya kita melakukan latihan dan persiapan,” jelasnya.

Kasat Sampata Polres Manggarai Barat, Iptu Markus Malik juga menyampaikan bahwa hasil yang diharapkan dengan latihan Dalmas yang dilaksanakan agar semakin memupuk kemampuan personil di bidang Samapta khususnya dalmas, sehingga tantangan tugas yang semakin berat bisa di hadapi seluruh Personil baik secara Fisik maupun Mental.

“Kemampuan Samapta dalam pengendalian massa merupakan kemampuan eklusif perlu latihan secara berkelanjutan dalam rangka menguji kesiap–siagaan Personil Polres Manggarai Barat,” ujar Iptu Markus.

Selain melibatkan anggota Satuan Samapta, latihan dalmas ini juga melibatkan personil Polres Manggarai Barat lainnya seperti Satuan Binmas sebagai Tim Negosiator.

Satu unit kendaraan water canon, yang dimiliki Polres Manggarai Barat,juga diikut sertakan dalam simulasi pengendalian unjuk rasa,yang mampu menyemprotkan air kearah kumpulan massa.

Diketahui Latihan ini dilaksanakan selama 3 (tiga) hari, mulai dari tanggal 26 sampai dengan 28 Agustus 2020.

Red/Jendelaindo

Lebih baru Lebih lama