JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Korban Sayembara Abal-Abal di Medsos Mengadu Ke Polda Jateng

Semarang, Jendelaindo - Sumendo ( 39) warga RT 02 RW 13, Desa  Suradadi, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal didampingi kuasa hukum dari LBH Wilayah Teritorial Jawa Tengah, Wendy Napitupulu, S.H. CPLC, CPCLE, akhirnya mengadukan dugaan kasus pencemaran baik yang merugikan dirinya di medsos Facebook ke Ditreskrim Polda Jateng, Selasa ( 27/10) pukul 13: 40 WIB.

Wendy Napitupulu yang didampingi rekannya Jimmy Kristover Silalahi, SH., M.H dalam rilisnya kepada Jendelaindo, kliennya diduga dicemarkan baiknya oleh Suratri selaku pemilik akun Facebook Rina Sabrina, akun facebook Mukhlis Jusela Pakne Nadia, akun Facebook Faisal Binar Kusuma. Hal itu diketahui oleh korban sekitar 14 September 2020.

" Modusnya adalah memposting foto klien di Facebook dengan dibubuhkan kalimat yang berbunyi Sayembara DICARI dengan iming iming hadiah 100 juta rupiah. Dengan postingan itu klien kami merasa terganggu privasinya, untuk itu kami mengadukan hal ini ke pihak yang berwajib," kata Wendy.

Lebih jauh Wendy mengatakan, atas kasus tersebut pihak yang diadukan bisa diancam dengan pasal 310 KUHP dan Pasal 311 KUHP dan atau Pasal 27 ayat (3) Jo Pasal 45 ayat(1) UU ITE.
" Jelasnya, klien kami mengalami kerugian imateri," tegas Wendy. 

Red/ Sholeh
Lebih baru Lebih lama