JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Warga Desa Jojame Sangat Kecewa,Pembangunan Posyandu Anggaran 300 Juta Dari Tahun 2019 Sampai Sekarang Tak Kunjung Selesai

 


Labuha, Jendelaindo - Masyarakat Desa Jojame Kecamatan Bacan Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan( Halsel ), Provpinsi Maluku Utara (Malut), sangat kecewa atas bangunan Posyandu yang di bagun pada tahun 2019 oleh kades Naser Lajami sampai sekarang tak kunjung selesai.

 Padahal bangunan Posyandu tersebut memakan angaran sebesar 300 juta di tahun 2019 posyandu Desa Jojame terlihat dari tampak dari luar sudah 100% jadi tapi kenyataannya di dalamnya masih berantakan belum jadi 100% sampai saat ini , pembangunan Posyandu tersebut di bangun saat Kepala Desa Jojame Naser Lajami yang saat ini tidak menjabat lagi sebagai Kepala Desa Jojame Kecamatan Bacan Barat Utara.

 Salah satu warga Desa Jojame yang enggan di sebutkan namanya saat di konfirmasi di rumahnya,Selasa 20/10/20 mengatakan pembangunan Posyandutersebut sudah di audit oleh pihak inpektorat dan itu memang viktif temuan.

 Menangapi hal di tesebut terkait posyandu Desa jojame yang di bagun pada tahun 2019 dengan total angaran 300 juta, kepala inspektorat Slamat saat di konfirmasi  mengatahkan kita cek dulu ya." Ucapnya namun dari pagi hingga malam sampe berita ini di beritahkan tidak kejelasan.

 Sementara itu kepada DPMD Kab, Halsel kadis dpmd menjelaskan mantan kepala Desa jojame Naser lajami tetap bertanggu jawab dan oh iya di cek ke inspektorat." Ucapnya Bustamin Sulaiman . 


Wartawan : mardan

Lebih baru Lebih lama