JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Muncul Klaster Baru Kota Tasikmalaya Kemungkinan Naik Zona Merah

Kota Tasikmalaya, Jendelaindo -Terkonfirmasi Covid19 Kota Tasikmalaya saat ini sebanyak 710 orang dan yang aktif sebanyak 260 orang. 

Ditemui dilingkungan Kantor Pemerintah Kota Tasikmalaya 30 /11/2020, Jubir Penanganan Covid19 Kota Tasikmalaya dr Uus Supangat menyampaikan, dalam hal ini harus menjadi perhatian kita bersama agar tidak lahir klaster baru serta jangan abai terhadap protokol kesehatan, sehingga kita harus tetap menjalankan Pola Hidup Sehat dan Bersih ( PHBS ). Ujarnya. 

Kata dr Uus, muncul klaster baru di Kota Tasikmalaya tepatnya ditempat kebugaran ( Gym ). Setelah dites tempat kebugaran tersebut ternyata positifnya banyak. Sebanyak 7 orang positif, 40 orang saat ini lagi tracing dan bisa saja bertambah dikarenakan masih ada jeda waktu. Namun mudah - mudahan semua hasilnya negatif. 

Hari ini kami sedang menjalankan kontak eratnya dan selain itu juga ada beberapa pasien yang diklaster baru tempat kebugaran sedang dirawat di UGD RS. Terang dr Uus. 

Masih dr Uus, Kota Tasikmalaya masih dalam Zona Oranye tidak masuk Zona merah meskipun trendnya naik. Tetapi tidak menutup kemungkinan untuk masuk ke zona merah. Tambahnya. 

dr Uus berharap, kepada seluruh layanan masyarakat agar menjaga protokol kesehatan serta dapat mengatur kembali antrian yang sangat panjang. Bila perlu, institusi tersebut meminta bantuan kepada Satgas Covid19 ataupun TNI / POLRI agar bisa mengatur antrian yang sangat banyak. Tegasnya.

Wartawan : Prayudi
Lebih baru Lebih lama