JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Pemkot Tegal Sampaikan Nota Keuangan Raperda APBD Kota Tegal Tahun 2021

Tegal, Jendelaindo- Pemerintah Kota Tegal memaparkan Pengantar Nota Keuangan Raperda Kota Tegal tentang APBD Kota Tegal tahun anggaran 2021 di hadapan anggota DPRD Kota Tegal, Senin (9/11). 

Pembacaan Nota Keuangan tersebut disampaikan Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Tegal. 
Dedy Yon menyampaikan bahwa pembangunan Kota Tegal tahun 2021 diarahkan untuk mempercepat pemulihan pertumbuhan ekonomi, dengan fokus pada sektor-sektor  ekonomi yang menjadi unggulan Kota Tegal yaitu industri, perdagangan, jasa dan pariwisata. 

Pembangunan Kota Tegal tahun 2021 diarahkan untuk mencapai sasaran-sasaran pembangunan jangka menengah  periode RPJMD 2019-2024. 

Adapun sebagai perwujudan sasaran pembangunan tahun 2021 difokuskan pada enam prioritas pembangunan. Antara lain, pertama percepatan pengurangan kemiskinan dan pengangguran. Kedua, peningkatan kualitas hidup dan kapasitas kota tegal yang berdaya saing. Ketiga, 
pemantapan infrastuktur kota guna mendukung peningkatan perekonomian masyarakat. Keempat, 
pengembangan kewirausahaan dan kemandirian ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan. 
Kelima, pemantapan tata kelola pemerintahan dan kondusivitas wilayah serta perbaikan kapasitas fiskal daerah dan keenam pengembangan inovasi dan teknologi informasi pendukung “Tegal Smartcity’.

Sedangkan arah kebijakan belanja daerah tahun 2021 adalah yakni pertama, fokus belanja untuk pemulihan ekonomi, peningkatan kualitas kesehatan dan jaring pengaman sosial. Kedua reformasi anggaran dengan fokus pada prioritas dan orientasi pada hasil serta efektif, efisien dan ekonomis. Ketiga, 
penajaman belanja barang ( belanja operasional, non operasional, perjalanan dinas, dan belanja yang diserahkan kepada masyarakat ), keempat belanja modal untuk mendukung proyek yang tertunda tahun 2020 serta menampung kebijakan inisiatif baru dan kegiatan prioritas tahun 2021 dan kelima peningkatan efektivitas program perlindungan sosial untuk akselerasi pemulihan sosial. 

Secara garis besar Rancangan Peraturan Daerah Kota Tegal tentang APBD  Kota Tegal tahun anggaran 2021, untuk anggaran pendapatan direncanakan sebesar Rp.1.098.914.748.000,- sedangkan untuk anggaran belanja pada tahun anggaran 2021 direncanakan sebesar Rp.1.245.429.270.040,- dengan melihat keadaan belanja lebih besar dari pendapatan, maka tahun anggaran 2021 mengalami defisit anggaran sebesar Rp.146.514.522.040,-.

Red/ Sholeh
Lebih baru Lebih lama