JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Stefanus Natur, Membangun Desa Ditengah Pandemi, kedepankan Optimisme


Manggarai Timur,NTT, Jendelaindo -Stefanus Natur, kepala Desa Compang Kantar yang membangun Desa Compang Kantar dari segala kekurangan. 

Ditengah wabah covid-19, melanda dunia, Desa Compang Kantar terus giat melaksanakan kegiatan fisik yang walaupun beberapa titik dipangkas demi menangani BLT yang bersumber dari Dana Desa.

Stefanus Natur kades Compang Kantar ketika ditemui media ini dikediamannya pada senin 02 November 2020 mengatakan, covid-19 memang penghambat program. Namun saya optimis, dengan semangat membangun covid-19 menjadi ujian apakah saya mampu atau tidak, ungkap stefanus

"Namun pihaknya mengaku, kendati demikian, program yang dicanangkan pihaknya tetap berjalan walaupun ada pemangkasan", kata dia

Ditengah Pandemi, Desa compang Kantar mengerjakan Lapen sepanjang 980 meter, 1 bak air minum bersih dan 3 rumah layak huni, ungkap stefanus

Memang berat, tetapi berkat kerja sama antara BPD dan aparat Desa juga masyarakat, kegiatan fisik ini berjalan sesuai rencana, stef menambah.

"Niat saya dari awal memimpin Desa ini adalah perubahan" pungkas stefanus.

Sempat diaudit oleh tipidkor POLRES Matim, alhasil tidak ada temuan. Bagi saya pribadi, itu adalah pelajaran untuk kedepan, tandas stefanus.

Harapan stefanus, masyarakat juga akan bahu membahu mendukung segala program yang dicanangkan Pemdes demi Compang Kantar yang lebih baik, karena itu adalah mimpi besar saya dan juga masyarakat Compang Kantar, pungkas stefanus

Terpisah, "Fitalis", warga kampung Golo Ngancar mengatakan, dirinya sangat bangga dengan kades stefanus. 

Bagaimana tidak, Desa Compang Kantar hari ini beda dengan Desa Compang Kantar 5 tahun silam, ungkap Fitalis

"Kami sudah menikmati kejayaan, listrik sudah ada, air minum bersih, jalan juga sudah aspal", pungkas Fitalis

Dulu, kami harus menunggu bis kayu untuk mengangkut hasil komoditi jika ingin jual di Borong. Sekarang sudah tidak lagi, kendaran sepeda motor sudah bisa, sebab jalannya tidak susah seperti dulu, ungkap dia.

Fitalis berharap, kades Compang Kantar selalu diberi kesehatan oleh yang kuasa sebagai blasan atas budi baiknya membangun Desa Compang Kantar, tutup Fitalis

Wartawan : Iren 
Lebih baru Lebih lama