JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Walkot Tegal Berharap Kader Fatayat NU Jadi Pelopor Tertib Protkes

Tegal,Jendelaindo– Wali Kota Tegal H. Dedy Yon Supriyono,S.E., M.M., mengingatkan bahwa Pandemi Virus Corona atau Covid-19 belum berakhir. Untuk itu, Dedy Yon mengharapkan seluruh masyarakat termasuk kader-kader Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Tegal dapat memelopori untuk tertib protokol kesehatan.

"Pejabat publik, tokoh masyarakat, tokoh ulama, dan seluruh elemen masyarakat, harus menjadi contoh yang baik. Jangan sampai mengumpulkan massa besar berpotensi terjadi kerumunan," kata Dedy Yon usai menghadiri Konferensi Cabang Fatayat NU Kota Tegal dengan tema “Memperkokoh Eksistensi dan Kemandirian Kader untuk Indonesia” di Gedung DPC NU Kota Tegal, Sabtu (21/11/2020). 

Menurut Dedy, tertib protkes dapat dilakukan oleh para kader Fatayat NU dengan salah satu contohnya menggelar acara sederhana yang diikuti peserta terbatas. Dedy Yon berpesan dalam melaksanakan acara jangan sampai ada kerumunan massa yang dikhawatirkan menjadi tempat penyebaran Covid-19. 

Dedy Yon juga berharap Fatayat NU Kota Tegal dapat menciptakan kader-kader yang terbaiknya. Selain itu, para pengurus yang sedang menjabat harus mencetak generasi penerus yang lebih baik. 

"Pemimpin organisasi yang baik itu harus bisa mencetak kader lebih baik dari sebelumnya," ungkapnya. 

Ketua PW Fatayat NU Jawa Tengah, Tazkiyyatul Muthmainnah mengatakan, kesehatan di masa Pandemi Covid-19 menjadi suatu hal yang sangat berharga. Untuk itu, ia selau mengingatkan kader-kader Fatayat NU di wilayah Jateng untuk menerapkan protokol kesehatan. 

Tazkiyyatul mengatakan, Fatayat NU dalam di masa pandemi Covid-19 memang sudah mengurangi kegiatan yang bersifat mengumpulkan massa. Hal itu sebagai upaya Fatayat NU berperan dalam menekan angka Covid-19 di Jawa Tengah. 

Ia mengatakan, diperbolehkan melangsungkan kegiatan namun dengan syarat menerapkan protokol kesehatan. 

"Hari ini yang harus kita tanamkan di benak kita adalah waspada. Dengan kewaspadaan itu, kita saling menjaga. Fatayat NU jangan sampai abai dengan protokol kesehatan," pesan Tazkiyyatul. 


Red/Sholeh
Lebih baru Lebih lama