JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Kedes Belo Bakal Mendekam diJeruji Besi

Taliabu,Jendelaindo  - Sidang dengan agenda tuntutan JPU Kejaksaan negeri bobong atas perkara nomor 18/Pidsus/2020/PN Bobong, dengan terdakwa Irma Liambana atas kasus pelanggaran Pilkada Taliabu tahun 2020. 

"Setelah Senin kemarin perkara ini kami Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bobong melakukan sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan dan pemeriksaan saksi serta alat bukti, selanjutnya Selasa hari ini pukul 14.00 WIT dilanjutkan dengan agenda sidang tuntutan dari JPU Kejari bobong,"kata Wakil Ketua Pengadilan Negeri Bobong, Dedi Wijaya Susanto saat ditemui di ruang kerjanya selasa (15/12) 

Katanya, perkara ini ditargetkan diputuskan pada Minggu ini juga. 

"Penyelesaian sidang perkara pemilu waktu yang diberikan hanya 7 hari. Karena itu, perkara dengan terdakwa Kades Belo dalam Minggu ini akan kami putuskan,"Tandasnya

Ia menambahkan, setelah sidang tuntutan, agenda sidang lanjutan adalah pledoi atau pembelaan dari terdakwa. 

"Hari ini agenda sidang tuntutan dan bisa jadi di langsung dengan plaidoi/pembelaan tergantung JPU saja,"Ucapnya

Kemudian di Sentil soal ancaman hukum kepada terdakwa,Dedy mengatakan bahwa,terkait ancaman hukuman maksimal 6 bulan minimal 1 bulan dengan denda maksimal 6 juta rupiah dan minimal   600 ribu rupiah. 

"Untuk potensi bebas murni sementara waktu sesuai barang bukti,surat,foto,video dan saksi itu belum ada, kalau keringanan itu bisa jadi,tergantung   JPU nanti,"Tutupnya.

Wartawan : Sarif
Lebih baru Lebih lama