JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

PPK Amburadul, Pleno Kecamatan Taliabu Barat Laut Dihentikan

Taliabu,Jendelaindo -Sidang Pleno Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Taliabu Barat Laut terpaksa harus dihentikkan. Dimana, Pleno yang awalnya berjalan lancar yang dibuka Sabtu 12/12/20 pukul 08.00 WIT itu mulai bersitegang dengan ditemukan sejumlah masalah terutama pada TPS 01 Desa Beringin Jaya.

Saksi Tim MS-SM di tingkat PPK Syaris mengungkapkan kepada jurnalis Jendelaindo.com bahwa dalam proses rekapitulasi suara, yang dimulai dari TPS 01 Desa Kasango semua berjalan aman dan lancar tanpa ada perdebatan berarti antara para saksi dari masing-masing calon. 

Namun saat memasuki rekapitulasi suara di TPS 1 desa Beringin Jaya ditemukan PPS desa Beringin Jaya memegang form keberatan saksi,ungkap Syaris.

"Artinya PPS desa Beringin Jaya tidak memasukan form keberatan saksi, yang harus tersegel. Ini ada indikasi untuk menghilangkan nota keberatan saksi satu tingkat dibawah, yakni saksi di TPS. Kalau tidak ada ini, kan mereka bisa main bahwa tidak ada masalah dibawah,"jelasnya.

Ia menceritakan, disela-sela perdebatan dalam sidang pleno, Panwas Kecamatan Taliabu Barat Laut melarang sidang pleno untuk membuka kotak suara, sehingga saksi pasangan calon bupati nomor urut 01 mengajukan keberatan agar memperhatikan aturan / regulasi PKPU Nomor 17 tahun 2020. 

"Sehingga PPK membacakan aturan PKPU dan sesuai PKPU kotak suara wajib dibuka untuk di sandingkan datanya dengan form C1,"terangnya.

Dikatakan pula, dalam proses rekapitulasi surat suara TPS 1 desa Beringin Jaya, form keberatan yang sebelumnya tidak terisi dan ditandatangai oleh PPS, kemudian diisi kembali oleh PPS desa Beringin Jaya, sehingga serentak mendapat tanggapan dari Saksi Pasangan calon 01 MS-SM.

"Karena sudah ditemukan banyak pelanggaran dan kondisi forum tidak bisa dilanjutkan, maka saksi pasangan calon 01 mengisi form keberatan khusus dan menyatakan untuk keluar (walk out/WI) meninggalkan rapat pleno PPK Kec. Taliabu Barat Laut,"tukasnya.

Wartawan : Sarif
Lebih baru Lebih lama