Vaksinasi Covid-19 di Kota Tegal Resmi Dimulai


Tegal,Jendelaindo - Vaksinasi Covid-19 di Kota Tegal resmi dimulai. Pemerintah Kota Tegal menyelenggarakan acara di beberapa tempat. Salah satunya lewat acara Pencanangan Vaksinasi Covid-19 di RSUD Kardinah Kota Tegal. Pada pukul 13:30 WIB. (25/1/21)

Dihadiri berbagai instansi, acara itu berjalan lancar. Turut hadir Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi, Dandim 0712/Tegal Letkol Inf Sutan Pandapotan Siregar, Kapolres Tegal AKBP Rita Wulandari Wibowo dan Danlanal Tegal Letkol Mar Ridwan Azis.

Mengawali acara, Kepala Dinkes Kota Tegal dr Sri Primawati Indraswari mengatakan pemberian vaksinasi dilaksanakan di 13 pelayanan kesehatan di Kota Tegal yakni seluruh rumah sakit umum, seluruh puskesmas, klinik Asy Syifa dan klinik Werkudoro. 

dr Sri Primawati memberikan penekanan tujuan dan anjuran vaksinasi. Dimana salah satu alasan vaksinasi adalah meningkatkan kekebalan imunitas atau herd imunity. Sedangkan untuk vaksinasi di Kota Tegal akan dilakukan bertahap. 

Tahap pertama vaksinasi diberikan kepada tenaga kesehatan dan 10 tokoh publik, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Tahap kedua kepada pemberi pelayanan publik. Tahap ketiga kepada masyarakat atau kelompok rentan dan tahap keempat diberikan kepada masyarakat umum.

Acara yang berlangsung senin hari ini, juga serempak diadakan di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Disusul Walikota Tegal, Dedy Yon Supriyono juga berharap vaksinisasi dapat mencegah meluasnya virus corona. 

"Seperti kita ketahui bersama bahwa pemberian imunisasi selama ini mampu menurunkan angka kesakitan dan kematian dengan sangat signifikan. Untuk itu, dalam menghadapi Covid-19, maka vaksinasi diharapkan dapat mencegah penularan, memutus mata rantai penularan dan menekan angka kamatian akibat Covid-19," ujar Wali Kota Tegal H. Dedy Yon Supriyono.

"Adanya vaksin ini adalah salah satu upaya mencegah merebaknya virus corona. Yakni dengan meningkatkan herd imunity. Maka, perlu adanya kesadaran kita semua dalam menjalani vaksinasi." Imbuhnya.

Dedy Yon juga mengimbau agar tentunya upaya tersebut harus tetap dibarengi dengan upaya pencegahan lain, yaitu dengan tetap menaati protokol kesehatan.

Setelah acara pencanangan itu, berlanjut dengan proses vaksinasi. Yang pertama adalah Wali kota Tegal, Dedy Yon Supriyono. Namun, karena tensi darah yang tinggi, akhirnya tidak jadi divaksin. 

Acara vaksinasi tetap berlanjut. Yakni pada wakil walikota Tegal, A. Jumadi dan beberapa instansi lainnya.

Wartawan : Siti Rokhanah
Lebih baru Lebih lama