JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

6 Warga Belum Dapat Ganti Rugi Proyek Waduk Cileuweung


Kuningan, Jendelaindo
-Mega Proyek Waduk Cileuweung , yang berlokasi di Kabupaten Kuningan yang dibangun dengan anggaran ratusan miliar dan luas proyek 264,5 hektare masih menyisakan 6 warga yang belum tertuntaskan masalah ganti rugi untungnya hingga di awal tahun 2021. 

Hal itu dibenarkan oleh Ir. I Putu Bagiasna,MT Selaku Kepala DPRPP Kuningan,  “ ada 6 warga yang masih belum di bayarkan ganti rugi untungnya Terkait Tanahnya yang terkena dampak pembangunan mega proyek waduk cileuweung,untuk pembayaran ganti rugi itu ada di PPK ATR/BPN”, Katanya Selasa 2/2/21. 

“DPRPP hanya membantu terlaksannya pembangunan 444 Rumah untuk warga yang rumahnya hilang terkena dampak dan penyerahan kunci ke warga yang berhak akan dilaksanakan setelah ganti rugi semuanya tuntas termasuk 9 bidang yang belum di setujui di desa Randusari,seharusnya Pembayaran Ganti rugi tuntas sebelum penutupan plaging jangan sampai nanti pemerintah yang disalahkan”,  tambah Ir. I Putu Bagiasna,MT sambil menutup Perbincangan dengan awak media.


Wartawan : Dadan Sundani
Lebih baru Lebih lama