JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Inovasi Pelayanan Publik, Wujud Nyata Pelayanan Berkualias


Brebes,Jendelaindo - 
Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH menekankan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar memberikan pelayanan publik yang berkualitas. Untuk mewujudkanya, diperlukan inovasi yang lebih efektif, efesien, manfaat, mempermudah dan memperlancar pelayanan kepada Masyarakat. 

“Ciptakan inovasi-inovasi, minimal setahu ada satu inovasi,” ajak Idza Priyanti sebagaimana disampaikan Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH saat membuka Workshop Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) tingkat Kabupaten Brebes di OR Setda Brebes, Selasa (2/2).

Dalam sambutan tertulisnya, bupati menginginkan di tahun 2021 Kabupaten Brebes kembali masuk dalam TOP 99 dan TOP 45 seperti tahun 2019.  Brebes masuk nominasi melalui inovasi Gerakan Kembali Bersekolah (GKB) guna mengatasi Anak Putus Sekolah (ATS).

“Ayo kita terus kembangkan inovasi pelayanan agar masyarakat lebih dimudahkan dalam pelayanan. Inovasi yang baik, pasti mampu mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Brebes,” ujar Idza sebagaimana disampaikan Wakil Bupati Narjo.

Bupati mengakui, masih rendah partisipasi Inovasi di tiap OPD dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) di tingkat provinsi maupun nasional. Untuk itu, Bupati menekankan agar semua OPD wajib menciptakan dan mengirimkan minimal satu Inovasi dalam KIPP 2021. 

“Kita harus mendorong gerakan satu instansi satu inovasi sesuai amanat Menpan RB nomor 5 tahun 2019 tentang KIPP di lingkungan Kementrian/Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN dan BUMD,” tandasnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Kepala Bagian Organisasi Setda Brebes Dra Julining Pirula Dewi menggelar Workshop KIPP tingkat Kabupaten Brebes bagi perwakilan OPD dilingkungan Pemkab Brebes. 

“ Ada 56 peserta OPD, Perumda Air Minum Tirta Baribis, BPR Bank Brebes dan PT BPR BKK Banjarharjo. Untuk menghindari kerumunan, dibagi menjadi dua kelas,” ujar Dewi.

Selain peningkatan inovasi, Workshop ini juga untuk menginventarisir Inovasi yang ada sekaligus menumbuhkan semangat OPD untuk berinovasi serta mendorong percepatan peningkatan kualitas Pelayanan Publik. 

Sebagai narasumber, didatangkan Ketua Pusat Kajian Kebijakan dan Manajemen Pembangunan (PK2MP) LPPM Undip Semarang Drs Slamet Santoso MSi dan Frontline Service Cordinator KOMPAK Jawa Tengah Muhamad Bisri SSos MAP.

Dewi menyampaikan, peserta akan dibimbing narasumber untuk memulai dan mendokumentasikan inovasi dan menyusun proposal Inovasi. Diharapkan semua peserta dapat menyusun proposal  sesuai arahan atau materi yang disampaikan narasumber.

Dalam KIPP kabupaten Brebes, masing-masing OPD dan BUMD harus mengirimkan maksimal tiga Inovasi Pelayanan Publik. Dewan juri akan memilih 10 unggulan (TOP 10) yang selanjutnya disiapkan dalam KIPP tingkat provinsi dan nasional.

Hadir dalam pembukaan acara tersebut Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH, Assisten III Sekda Brebes Yuta Sugiharti, Kepala Bagian Organisasi Setda Brebes Julianing Pirulla Dewi serta Frontline Service Cordinator KOMPAK Jawa Tengah Muhamad Bisri S Sos MAP. 

Red/Sholeh
Lebih baru Lebih lama