JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Sepulangnya Dari Solo, 1 Warga Desa Dayeuhluhur Mengalami Batuk dan Sakit Dada


Cilacap,Jendelaindo
- Setelah satu bulan pulang dari kota Solo, inisial Rh (45) perempuan, warga Desa Dayeuhluhur Kecamatan Dayeuhluhur yang kesehariannya bekerja sebagai karyawan swasta mengalami batuk dan sakit dada. Dari pihak keluarga melaporkan derita yang dialaminya kepada petugas medis di desanya.

Mendengar salah satu warganya mengalami seperti gejala Covid-19, dengan cepat Tim Gugus Tugas penanganan Covid-19 datangi rumah Rh yang berada di Dusun Dayeuhluhur Desa Dayeuhluhur. Bersama petugas medis dari Puskesmas Dayeuhluhur 1, melaksanakan test swab kepada SJ, Jumat (5/3/21).

Selain swab, Tim Gugus Tugas penanganan Covid-19 juga melakukan contact tracing kepada anggota keluarga ataupun orang yang berhubungan langsung dengan Rh. Dari Koramil 17/Dayeuhluhur menurunkan 2 personilnya yaitu Koptu Markus Embuai dan Koptu Sanen sedangkan dari Polsek Dayeuhluhur Bripka Tri Setya, SH. Dari Puskesmas dipimpin Kepala UPTD Puskesmas Dayeuhluhur 1 dr. Feri Sulistya.

Dalam keterangan yang disampaikan Babinsa Koptu Markus mengatakan, selain test swab, penting dilakukan penelusuran kontak dengan orang orang yang berhubungan langsung dengan pasien yang diduga menunjukkan gejala Covid-19. Jikalau memang benar pasien positif, maka kegiatan yang kita lakukan ini sangat tepat untuk mengendalikan pergerakan orang yang sudah berpotensi tertular tadi," terangnya. 

Baik dari kita Tim Gugus Tugas maupun dari pihak Puskesmas telah menganjurkan pasien untuk mengisolasikan secara mandiri selama 14 hari kedepan dan ini akan terus kita pantau terus bersama perangkat desa setempat sebagai langkah pencegahan penyebaran virus Corona ini," Pungkasnya.

Red/ Sholeh
Lebih baru Lebih lama