JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

23 Kasus Narkoba Dapat Diungkap Oleh Satresnarkoba Polres Tegal Kota, Selama Periode Januari - April 2021


Tegal,jendelaindo - 
Satresnarkoba PolresTegal Kota menggelar Press Release ungkap kasus penyalahgunaan narkoba periode Januari -April 2021 di Mapolres Tegal Kota, Selasa sore (27/4/21).

Dalam press release tersebut terungkap sebanyak 23 tersangka penyalahgunaan narkoba telah diamankan. Kasus tersebut meningkat dibanding periode yang sama di tahun 2020. 

"Dari tangan 23 tersangka, petugas mengamankan barang bukti 19,45 gram sabu, 463,59 gram ganja, 102 butir inex, 4,78 gram tembakau gorila, dan 2.045 butir obat berbahaya," ungkap Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari Wibowo didampingi Kasat Resnarkoba Iptu Slamet Sugiharto. 

Menurut Kapolres, dari ke 23 tersangka yang sudah diamankan tersebut, 5 tersangka merupakan pemakai, 9 tersangka sebagai kurir dan 9 tersangka merupakan pengedar atau bandar. 

Pengungkapan kasus narkoba ini, menurut Kapolres terbagi
dalam tiga waktu pengungkapan yakni sebelum operasi Antik Candi 2021, petugas mengamankan 13 tersangka dengan barang bukti 10,86 gram sabu, 390 gram ganja, 102 butir pil inex dan 844 butir obat berbahaya. 

"Kemudian tujuh tersangka terjaring dalam operasi Antik Candi yang digelar 15 Maret -3 April 2021, dengan barang bukti 8,56 gram sabu, dan 1,83 gram ganja. Dan usai operasi Antik berakhir 3 April 2021,"terang Kapolres. 

Tak hanya sampai operasi Antik berakhir, sambung beliau, polisi masih terus bekerja dan berhasil mengungkap tiga kasus narkoba dengan tiga tersangka. 

"Dengan barang bukti yang diamankan 71,76 gram ganja, 4,78 gram tembakau gorila, dan 1.201 butir obat berbahaya,” terangnya. 

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, pihaknya berkomitmen memerangi dan memberantas narkoba di wilayah hukum Polres Tegal Kota, 
melalui patroli yang dilakukan Satuan Sabhara, juga berhasil mengamankan tersangka penyalahgunaan narkoba beserta barang buktinya. 

"Kepada lima nggota Sat Sabhara yang berhasil membantu mengungkap kasus narkoba telah diberikan apresiasi berupa penghargaan," pungkas AKBP Rita Wulandari Wibowo.

Red/Tim



Lebih baru Lebih lama