Resmikan Masjid Nur Aisyah Nadirin


Tegal, Jendelaindo - Peresmian masjid Nur Aisyah Nadirin pada hari minggu 4 april 2021 di ruang masjid nur aisyah nadirin melalui yang berlokasi di jalan poso atau sekarang bernama jl.perintis kemerdekaan.nomer 52 kota tegal.dengan di hadiri segenap pengurus PDM. Muhamadiah kota tegal serta keluarga besar almarhum haji nadirin paskha. Juga hadir ketua wilayah muhamadiah.jawa tengah tapsir Mag. Wakil walikota tegal Mohamad jumadi. Beserta istri Diah jumadi. Acara berlangsung lancar hingga selesai.


Rinda asytuti anak ke.2 juga selaku pembuka acara merasa bangga tiada tara dengan di resmikanya masjid ini karena dengan jerih payah almarhum bapak sehingga bisa terwujud dan semoga bisa bermanfaat.untuk semuanya.kami sekeluaga merasa bersyukur hingga di akhir hayat bapak saya wakil walikota merasa haru serta bangga berbaur menjadi satu karena sudah menganggap sebagai orang tua sendiri.dengan adanya beliau almh.yang gigih dan ulet didalam menjalani hidupnya dengan penuh semangat.bahkan sampai beliau waktu masih belum menjadi orang sukses hingga mendapatkan apa yang di cita citakan almarhum nadirin maskha curhat kepada saya hingga hingga beliau juga menceritakan hal ikhwal yang akan di di bangunya masjid nur aisyah nadirin ( NUN ) dan akan di hibahkan ke


PDM.kota tegal semoga amal ibadahnya di terima oleh alla wa ta ala. Karena beliau adalah orang yang nemahami lingkungan. Ucap jumadi. Disela acara elly farisati se.juga menyampaikan kepada para tamu udangan yang hadir bahwa bapak saya selalu mensuport kepada anak anaknya untuk bisa lebih maju dengan berusaha keras baru bisa menikmati kesuksesan Kami dari keluarga besar almarhum haji nadirin maskha.sangat bangga bahwasanya bisa Mewakafkan dua masjid di dua tempat satu di jl perintis kemerdekaan dan yang satu lagi di Jatibarang Brebes desa kelahiran bapak h nadirin apalagi lokasi yang strategis sehingga bisa untuk kegiatan bersosial baik itu untuk beribadah serta buat kegiatan bakti sosial misalnya untuk mengumpulkan para anak yatim kita juga bisa menyalurkan di masjid ini juga.


sehingga apa yang menjadi cita cita almarhumah bisa terwujud pada masa hayatnya. Bahkan beliau juga sangat sayang terhadap istri tercinta nur aisyah hingga anak anaknya.serta keluraga maupun saudara dekatnya.sampai sampai beliau berpesan kepada kami sekeluarga untuk senantiasa mengulurkan tangan jangan sampai memutus tali persaudaraan dan selalu mengedepankan ukuwah islamiah.dengan pesan yang mendalam oleh bapak kami selalu menjadi penyemangat hidup saya serta keluarga kami dan selalu terngiang untuk tetap semangat seperti kata almarhum bapak haji nadirin.tangan selalu di atas jadilah faktor jangan jadi fakta.agar kita selalu melihat kebih jelas hidup di masa mendatang.punkasnya.


Wartawan : Teguh Watu

Lebih baru Lebih lama