JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Diduga Asusila, Kepala Desa Cihaur Banjarharjo Brebes Dituntut Mundur dari Jabatannya


Brebes,Jendelaindo – Warga masyarakat Desa Cihaur, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menggeruduk Kantor Balai Desa Cihaur untuk berorasi menuntut kepala desa mereka, Washar, SE, mundur dari jabatannya terkait dugaan asusila yang dilakukannya dengan warga setempat. Rabu (5/5/2021).

Dijelaskan Kapten Cpl. A. Chaerul Huda, Danramil 14 Banjarharjo Kodim 0713 Brebes, bahwa anggotanya bersama anggota Polsek, Linmas, dan Satpol PP Banjarharjo melakukan pengamanan aksi unjuk rasa damai yang dimulai pukul 09.00 WIB itu.

“Setidaknya ada seratus warga setempat yang melakukan unjuk rasa,” terangnya.

Ia juga meminta agar warga tidak main hakim sendiri yang akhirnya dapat merugikan diri sendiri dan keluarga.

Sementara itu Camat Banjarharjo, H. Warto, SP.Kp, Danramil, dan Kapolsek Banjarharjo Iptu Teguh Iswanto, turut terjun langsung untuk menenangkan warga setempat, dan selanjutnya perwakilan warga dihadirkan di aula balai desa untuk audiensi.

Camat minta warga dapat menahan diri dan menyerahkan perkara sesuai jalur hukum yang berlaku.

“Keluhan warga akan secepatnya kita tindaklanjuti sampai ke tingkat kabupaten sesuai proses hukum yang harus dijalani,” bebernya.

Lanjut Camat, nanti akan turun tim dari Inspektorat Kabupaten Brebes untuk mengecek kebenaran permasalahan dan penyelesaiannya.

Pukul 11.50 WIB, massa akhirnya membubarkan diri dan mempercayakan penyelesaian permasalahan kepada aparat hukum. 

Red/Tim
Lebih baru Lebih lama