JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Idza Ikuti Upacara Virtual Harkitnas


Brebes, Jendelaindo - Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH mengikuti upacara Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-113 secara virtual di Pendopo Bupati Brebes, Kamis (20/5). 

Selain bupati, tampak hadir Sekda Brebes Ir Djoko Gunawan MT, para Asisten Sekda, Kepala OPD, Kepala Bagian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes, serta tamu undangan lainnya.

Upacara yang disiarkan secara virtual dari halaman Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika Jakarta berlangsung hikmat. Di masa Pandemi Covid-19, upacara digelar dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Selaku inspektur upacara Menteri Komunikasi dan Informatika RI Johnny G Plate. Dalam sambutannya, G Plate mengatakan bahwa makna dari kebangkitan nasional seyogyanya diarahkan menjadi faktor pemandu untuk mengembangkan demokrasi di segala bidang, mewujudkan keadilan penegakan hukum kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. 

“Peringatan Hari Kebangkitan Nasional bukan sekedar ritual untuk mengenang kejayaan sejarah masa lalu.  Tetapi untuk bangkit, sebagai bangsa yang Tangguh,” ujar G Plate. 

Dengan Kebangkitan Nasional, lanjutnya, kita tumbuhkan optimisme menghadapi masa depan. Semangat untuk bergerak sebagai bangsa tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras dan golongan serta sebagai simbol kebangkitan bangsa menuju Indonesia Digital.

Bupati Brebes Hj Idza Priyanti usai upacara mengatakan, peringatan ke-113 tahun Kebangkitan Nasional Tahun 2021 diharapkan akan terus memelihara, menumbuhkan dan menguatkan semangat gotong-royong. 

Selalu optimistis menghadapi masa depan, untuk mempercepat pulihnya bangsa dari Pandemi Covid-19.  Harkitnas, sejatinya dapat menggalang kembali semangat kebangkitan sebagai bangsa yang Tangguh. 

“Kita hadapi semua tantangan dan persoalan bersama-sama sebagai pewaris ketangguhan bangsa ini. Tangguh dalam menghadapi pandemi Covid-19,” ujar Idza,
Sejarah mencatat, pada 20 Mei 1948, Presiden Republik Indonesia Ir Soekarno dengan sengaja menjadikan lahirnya organisasi Boedi Oetomo sebagai Hari Bangkitnya Nasionalisme di Indonesia. 

Ketika itu, ada ancaman perpecahan antar golongan dan ideologi. Selain itu Indonesia dalam masa revolusi mempertahankan diri dari Belanda yang ingin kembali berkuasa di Indonesia.

Dengan momen Harkitnas, diharapkan golongan yang saling bertengkar dan rakyat Indonesia dapat mengumpulkan kekuatan bersatu melawan Belanda. Soekarno berharap penetapan Hari Kebangkitan Nasional bisa mencegah perpecahan.

Wartawan : Krisna
Lebih baru Lebih lama